Jakarta, CNN Indonesia --
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengaku sakit hati melihat timnas Argentina kalah dari Spanyol di Piala Dunia 2026.
Argentina kandas juara Piala Dunia beruntun setelah kalah 0-1 dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 di Stadion New Jersey.
Bagi sebagian suporter Argentina, terutama kekalahan itu dianggap kontroversial lantaran wasit Slavko Vincic lebih memihak Spanyol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu muncul petisi nan mau final Piala Dunia 2026 diulang. Petisi itu direspons baik mendapat lebih dari 82 ribu tanda tangan.
Isu petisi ulangan final Piala Dunia 2026 itu ditanggapi Presiden AFA, Claudio Tapia. Ia mengakui Spanyol lebih baik dibanding Argentina.
"Kami tidak bisa melewati Spanyol," kata Tapia dikutip dari Wales Online.
"Mereka tim nan lebih bagus, mereka meraih kemenangan nan layak dan kita kudu berani mengakui itu. Dalam olahraga, kita kudu belajar menerima kekalahan dengan kebanggaan nan sama seperti saat kita merayakan kemenangan," ucap Tapia menambahkan.
Kendati menerima kekalahan dari Spanyol, namun Tapia juga angkat topi dengan pencapaian Lionel Messi dan kawan-kawan nan jadi runner up Piala Dunia 2026.
"Ya, kami kalah di final, tetapi generasi ini telah memberikan kegembiraan nan luar biasa bagi negara kita. Argentina telah merayakannya lantaran tim ini sekali lagi membuktikan nilainya nan besar bagi rakyat kita," tutur Tapia.
"Kami merasa sakit hati lantaran kami mempunyai mentalitas kompetitif, lantaran kami adalah tim nan paling banyak meraih gelar dalam sejarah dan lantaran posisi kedua tidak pernah memuaskan ambisi kami. Tetapi kami tetap menjadi salah satu dari dua tim terbaik di dunia."
(sry/jal)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·