Presiden Prabowo Minta Kepala Daerah tak Kerahkan Warga Sambut Kedatangannya

57 menit yang lalu 2
Presiden Prabowo Minta Kepala Daerah tak Kerahkan Warga Sambut Kedatangannya Presiden Prabowo Subianto.(Dok. Sekretariat Negara)

KEDATANGAN Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, untuk menyaksikan janji massal KPR 62.000 rumah subsidi menarik perhatian publik. Dalam kunjungan tersebut, Presiden melontarkan sejumlah pernyataan nan menjadi sorotan, terutama mengenai penyambutan dirinya oleh masyarakat.

Berdasarkan pemantauan pada Kamis (30/7), ribuan penduduk sejak pagi telah bersiap menyambut kehadiran Presiden. Warga umum hingga anak sekolah berbanjar rapi di pinggir jalan menuju letak aktivitas di Puri Delta City Side, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Sepanjang perjalanan, penduduk mengelu-elukan Presiden nan melintas menggunakan mobil Jeep kepresidenan warna putih. Presiden Prabowo tampak berdiri dan melambaikan tangan menanggapi antusiasme penduduk meski cuaca terasa panas menyengat.

Sentilan untuk Kepala Daerah

Sambutan hangat penduduk di sepanjang jalan tersebut rupanya memicu perhatian unik dari Presiden. Saat memberikan sambutan dalam aktivitas janji massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Prabowo memberikan "sentilan" kepada para kepala daerah.

"Saya senang jika ke daerah-daerah, seperti hari ini saya rasakan di Batang, beberapa saat lampau saya di Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo dan wilayah mana-mana saya rasakan hangatnya rakyat," ujar Prabowo.

Namun, dia mengaku merasa iba jika masyarakat kudu dikerahkan untuk berdiri di pinggir jalan dan menahan terik mentari demi menyambutnya. Ia menekankan bahwa perihal terpenting adalah kehadiran pemerintah untuk melayani rakyat.

"Sekali lagi saya ngomong gubernur, bupati tidak perlu dikerahkan rakyat sebegitu banyak untuk saya. Karena saya senang ketemu dengan rakyat, tapi jika dikerahkan saya iba dia nunggu panas itu. Santai-santai saja, nan krusial kita bekerja untuk rakyat," tegasnya.

Dalam aktivitas tersebut, suasana sempat mencair saat Presiden menyapa Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo nan duduk berdampingan. "Jaksa Agung, Kapolri, saya ulangi ya, jaksa agung dan kapolri selalu berdekatan," banyolan Prabowo nan disambut tawa hadirin.

Kolaborasi Indonesia Incorporated

Selain menyoroti soal penyambutan, Presiden Prabowo berbincang langsung dengan sejumlah penerima KPR Bersubsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dari beragam daerah, mulai dari Aceh hingga Papua. Ia secara perincian menanyakan jumlah angsuran bulanan nan kudu dibayarkan oleh warga.

Presiden menyatakan bahwa pemerintah bakal terus memperluas program penyediaan rumah melalui beragam terobosan pembiayaan dan kerjasama lintas sektor. Ia menekankan pentingnya semangat "Indonesia Incorporated" dalam menyelesaikan masalah backlog perumahan.

"Kolaborasi antara pemerintah, perbankan, developer dan sektor swasta menjadi salah satu kekuatan utama dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat. Ini nan dimaksud Indonesia Incorporated, ialah semangat bergotong royong membangun bersama," jelasnya.

Menutup arahannya, Presiden menekankan pentingnya penemuan dan keberanian melakukan terobosan dengan mempelajari praktik terbaik dari negara lain. Ia optimis dengan kerjasama nan kuat, pemerintah bisa mempercepat penyediaan kediaman layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh pelosok Indonesia. (H-3)

Selengkapnya