Pria Misterius Masuk Lapangan Golf Trump, Bawa Pistol-16 Peluru

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang laki-laki misterius ditangkap abdi negara penegak norma Amerika Serikat (AS), Minggu waktu setempat. Ini setelah dirinya, kedapatan membawa amunisi dan senjata api di area lapangan golf milik Presiden Donald Trump di Rancho Palos Verdes, dekat Los Angeles (LA).

Penangkapan dilakukan dua hari sebelum agenda penggalangan biaya Partai Republik digelar di letak tersebut. Departemen Sheriff Los Angeles County mengungkapkan laki-laki berjulukan Jeanine John Taele (38) itu terlihat memantau persiapan pengamanan dengan mengambil foto dan video di sekitar lapangan golf.

"Petugas menemukan magasin berisi 16 butir peluru di sakunya serta sebuah pistol berisi peluru di dalam kendaraannya," kata Departemen Sheriff Los Angeles County dalam keterangannya, seperti dikutip NPR, Rabu (5/8/2026).

Dilaporkan pula gimana abdi negara menggeledah rumah Taele di Downey pada Senin. Dari letak tersebut, polisi menyita sejumlah senjata api, magasin, amunisi, rompi anti peluru, serta kitab catatan nan berisi "pernyataan-pernyataan nan mengkhawatirkan".

"Tapi tidak ada ancaman nyata terhadap masyarakat," kata petugas setempat.

Penangkapan ini diumumkan saat Trump bersiap menghadiri jamuan makan malam penggalangan biaya untuk Komite Nasional Partai Republik di Trump National Golf Course. Aparat juga mengungkapkan bahwa saat diperiksa, Taele diketahui sedang menjadi subjek penyelidikan Departemen Kepolisian El Segundo dalam kasus dugaan perampokan.

Taele didakwa dengan sejumlah tindak pidana berat, termasuk perampokan tingkat dua, kepemilikan magasin berkapasitas besar, serta kepemilikan senapan laras pendek. Selain itu, dia juga didakwa melakukan pelanggaran ringan lantaran membawa senjata api tersembunyi di dalam kendaraan.

Dalam sidang awal, Taele menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan. Pengadilan memerintahkannya untuk menjauhi lapangan golf milik Trump dan melarangnya mempunyai senjata api. Hakim juga menetapkan duit agunan sebesar US$250.000 alias sekitar Rp4,5 miliar (asumsi kurs Rp18.000 per US$).

Hingga sekarang belum diketahui apakah Taele mempunyai kuasa hukum. Pihak family juga belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan mengenai kasus tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti aspek keamanan di sekitar Presiden Trump. Sebelumnya, pada 2025, seorang laki-laki dinyatakan bersalah oleh juri atas upaya pembunuhan terhadap Trump di klub golf miliknya di Florida.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya