Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan bahwa Bank Pembangunan Daerah (BPD) mempunyai banyak sekali keunikan. Oleh lantaran itu, menurut Dian, OJK perlu memberikan perhatian unik demi mengembangkan BPD dengan roadmap pengembangan BPD 2024-2027.
"Roadmap ini dibuat agar kami bisa memastikan BPD bertumbuh dalam progres nan baik.Dan ini saya kira tantangan nan tidak mudah ya, lantaran dalam situasi ekonomi dunia maupun domestik pada saat ini," ungkap Dian dalam Regional Bank Summit 2026 dengan tema "Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangunan Nasional", Rabu (5/8/2026).
Meski begitu, Dian juga meyakini di luar dari roadmap nan dibuat OJK, potensi pengembangan BPD sangat besar. Menurutnya perkembangan di bagian Sumber Daya Manusia (SDM), IT, dan upaya lainnya sudah cukup baik.
"Walaupun jika kita memandang rasio-rasio dibandingkan dengan rasio total nasional, mungkin tetap banyak rasionya nan di bawah ya, tapi ini saya kira memang karakter dari BPD ini sendiri mungkin lebih terfokus untuk mengembangkan ekonomi di daerah," tambah Dian.
Oleh lantaran itu, OJK Masih kudu melakukan beragam upaya, termasuk dalam konteks memperbaiki sistem IT misalnya contohnya. Kemudian juga pengembangan SDM nan lebih profesional, lebih bergerak di dalam menanggapi beragam perkembangan dalam bumi perbankan saat ini.
Untuk diketahui,total aset BPD sampai dengan Maret 2026 sebesar Rp1.036,51 triliun alias tumbuh sebesar 3,20% year-on-year (yoy). Rasio kecukupan modal alias capital adequacy ratio (CAR) mencapai 26,19%.
Selanjutnya penyaluran angsuran BPD tumbuh dari sebesar Rp562,85 triliun pada Desember 2022 menjadi Rp656,87 triliun pada Maret 2026 dan tumbuh 1,59% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan angsuran didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 4,74% yoy menjadi Rp782,04 triliun.
Kualitas pembiayaan terjaga, tercermin dari rasio Non Performing Loan (NPL) Gross dan NPL Nett nan masing-masing berada pada level 3,26% dan 1,27%.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·