Purbaya Beberkan Isi 'Neraca RI': Aset Negara Capai Rp14.600 T di 2025

58 menit yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kondisi finansial negara pada akhir 2025 tetap solid dengan total aset mencapai Rp 14.600,98 triliun. Hal ini dilaporkan Purbaya kepada Badan Anggaran DPR RI, Senin (14/7/2026).

Purbaya pun mengungkapkan tanggungjawab negara tercatat mencapai Rp 11.527, 29 triliun dan ekuitas Rp 3.073,69 triliun.

"Posisi ini menggambarkan fiskal nan dapat diandalkan untuk mendukung pembangunan nasional nan berkelanjutan," paparnya.

Dia menuturkan dalam laporan operasional tahun 2025 disampaikan bahwa pendapatan operasional pemerintah mencapai Rp3.006,42 triliun dan beban operasional sebesar Rp3.429,51 triliun. Kondisi ini, kata Purbaya, menuntut defisit dari aktivitas operasional sebesar Rp423,09 triliun

"Di sisi lain, aktivitas operasional juga mencatatkan Defisit sebesar Rp109,91 triliun sehingga defisit laporan operasional secara keseluruhan mencapai Rp532,99 triliun," kata Purbaya.

Laporan arus kas tahun 2025 menunjukkan nilai arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar minus Rp243,99 triliun. Demikian pula dengan aktivitas investasi dan aktivitas transitoris nan juga mencatat minus masing-masing Rp712,07 triliun dan Rp44,16 triliun. Sementara itu, kata Purbaya, aktivitas pendanaan tercatat positif Rp828,37 triliun.

Lebih lanjut, dia menuturkan dalam laporan perubahan saldo anggaran lebih (SAL) dijelaskan bahwa sal awal 2025 sebesar Rp457,54 triliun sebagai faedah untuk mendukung pembiayaan APBN sebesar Rp93,15 triliun dan memperhitungkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Rp74,84 triliun serta penyesuaian lainnya.

Dengan demikian, saldo kas pemerintah pada akhir tahun 2025 sebesar Rp438,26 triliun.

"Saldo ini tetap terjaga dalam jumlah nan mengandai dan diharapkan bakal memperkuat sebagai penyelenggara fiskal dalam menghadapi tantangan ketidakpastian," papar Purbaya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya