Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa hubungan antara jajarannya dan Bank Indonesia (BI) tetap solid. Hal ini ditegaskannya dalam paparan APBN KiTA, di instansi Kemenkeu, Selasa (21/7/2028).
Bahkan, Purbaya menyebut bahwa Wakil Menteri Keuangan Juda Agung kerap diundang untuk menghadiri Rapat Dewan Gubernur (RDG) tiap bulannya.
"Sinergi kami dengan bank central banget erat soal likuiditas. Tapi kita komunikasi terus dengan bank sentral apalagi saya impor Deputi bank sentral jadi Wamen
(Juda Agung) dan ekspor Wamen (Tommy Djiwandono) jadi Deputi BI. Tiap RDG pak Juda berangkat ke sana," paparnya.
Adapun, penegasan ini sekaligus menjawab dugaan nan mengatakan bahwa hubungan BI dan Kemenkeu tidak solid mengenai dengan pemindahan saldo anggaran lebih.
Terkait perihal ini, Purbaya sudah menegaskan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia, mengenai dengan pemindahan biaya SAL dari bank sentral ke bank pelat merah (Himbara).
"Sudah, kita berkoordinasi terus dengan Bank Indonesia. Jadi jumlah dan segala macam selalu kita komunikasikan dengan Bank Indonesia. Jadi enggak ada masalah, kita koordinasi dekat sekali," kata Purbaya di Istana Negara, dikutip Selasa (21/7/2026).
(haa/haa)
Addsource on Google

18 jam yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·