Purbaya Ungkap DJBC-Barantin Rancang Pertahanan Non Militer, Apa Itu?

1 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan pertemuan unik dengan Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding hari ini, Jumat (24/7/2026).

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas strategi pertahanan non militer. Model pertahanan nan dimaksud adalah penguatan sistem karantina, khususnya dalam mencegah masuknya (benih)penyakit dan penyakit.

Seusai pertemuan, Purbaya menjelaskan, upaya strategi pertahanan non militer itu bakal dilakukan dengan langkah penguatan kerja sama pengawasan masuknya peralatan antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dengan Barantin.

"Dulu kan ada pengawasan berbareng Balai Karantina dengan memanfaatkan akomodasi Bea Cukai, jadi bareng. Cuma waktu itu kan mereka belum siap, jadi ditunda," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Purbaya menegaskan, operasi pengawasan berbareng nantinya bakal dikukuhkan melalui publikasi peraturan khusus, sehingga ketika memantau peralatan masuk area tanah air bisa turut memanfaatkan akomodasi pemindaian DJBC.

"Jadi saya usulin mereka ikut monitor scanner kita kita biar mereka bisa lihat juga ada barang-barang nan macam-macam gitu, peralatan petanian dan lain-lain, daging, segala macam ada di situ. Bagus, saya pikir kelak kita jalankan," ucap Purbaya.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya