Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia tetap sangat berjuntai pada China untuk memenuhi kebutuhan impor bawang putih.
Pekerja mengupas bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia tetap sangat berjuntai pada China untuk memenuhi kebutuhan impor bawang putih. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sepanjang Januari–Mei 2026, sekitar 98,31% dari total impor bawang putih nasional berasal dari negara tersebut. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan sepanjang lima bulan pertama 2026, total volume impor bawang putih mencapai 186.780 ton. Realisasi impor ini meningkat dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya sebesar 134.800 ton. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
BPS mencatat, nyaris seluruh impor bawang putih sepanjang Januari–Mei 2026 berasal dari China dengan volume 183.620 ton alias setara 98,31% dari total impor nasional. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pantauan CNBC Indonesia, nilai bawang putih impor dari China di Pasar Induk Kramat Jati dijual dengan nilai Rp 37.000/kg dengan nilai modal Rp 30.500/kg. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
"Betul nyaris semua bawang putih disini impor dari China, untuk nilai terbilang normal" kata salah satu pedagang kepada CNBC Indonesia. Sementara jika melansir dari infopangan.jakarta.go.id, nilai bawang putih hari ini berada di nilai Rp 27.500/Kg. Artinya nilai bawang putih nan beredar dijual berada diatas nilai ketentuan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
source on Google

5 hari yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·