Ribuan ASN PU Main Judol-Manipulasi Absen, Menteri Dody Lapor Bos BKN

1 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan bahwa dirinya telah berjumpa dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh pada Rabu (22/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas upaya penguatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian PU.

"Tadi dengan Kepala BKN tadi kita bicara gimana penguatan ASN, terutama di Kementerian PU, di masa-masa mendatang. Bagaimana pun juga kan aparatur sipil negara itu kan bagian utama daripada statecraft-nya Pak Prabowo Subianto. Statecraft itu kan ada Polri, TNI, Intelijen, lagi-lagi kan ASN," ujar dia kepada wartawan di Kantor Kementerian PU, Rabu (22/7/2026).

Dody menambahkan, aktivitas obrolan juga difokuskan pada peran BKN dalam membantu Kementerian PU untuk meningkatkan dan memperkuat kualitas ASN nan bekerja di lembaga tersebut. Mengingat, ada banyak masalah dalam beberapa waktu terakhir nan melibatkan para ASN di lingkungan Kementerian PU, mulai dari bermain judol, manipulasi absen, hingga surat libur bodong.

"Di sini ada banyak masalah, ada masalah absen, ada masalah judol, dan seterusnya. Nah itu kita ada obrolan gimana masalah-masalah itu kita bisa selesaikan, dan Kementerian ini, terutama ASN-nya itu dari waktu-waktu bisa lebih baik lagi dan lebih maju lagi," jelasnya.

Lebih jauh, Dody juga bilang, Kepala BKN tengah mengungkapkan sejumlah buahpikiran nan bisa dijalankan untuk meningkatkan kualitas ASN di Kementerian PU. Dalam perihal ini, Kepala BKN telah mengutarakan ide-idenya ke dalam dua lembar laman dan kemudian Kementerian PU bakal menindaklanjutinya.

"Banyak perihal tadi disampaikan, tadi beliau menyampaikan disikat hormat ASN-PU. Lupa saya hormat itu singkatan apa. Tapi ada tadi sudah menyampaikan buahpikiran alias usulan apa-apa nan bisa dikerjakan berbareng antara Kementerian PU dan BKN untuk bisa memperbaiki kualitas dan integritas ASN di Kementerian PU," tandas dia.

(wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya