Saingi Singapura, Batam Kini Incar 'Kue' Logistik di Selat Malaka

4 hari yang lalu 10

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Pengusahaan Batam Amsakar Achmad berambisi untuk penetrasi pasar Selat Malaka nan menjadi magnet jalur perdagangan bumi dengan lampau lintas logistik nan padat.

"Ini pusat lampau lintas perdagangan nan cukup padat, ada Selat Malaka di sini. Kita harapkan tidak hanya tumbuh seperti nan saya sampaikan 10 persen, ke depan Batam bisa mengambil sampai 20-an persen jika perlu," ungkapnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (17/7/2026).

Posisi geografis dan geostrategis Batam nan berada pada jalur perdagangan internasional, kata Amsakar menjadi daya tarik penanammodal untuk menanamkan modal di Batam. Terlebih lagi, ada aspek Singapura nan juga turut menjadi daya tarik.

"Nah, jadi posisi geografis dan geostrategis Batam nan berada pada jalur perdagangan internasional dan kehadiran Singapura, ini justru mengungkit. Saya percaya ini penanaman modal dalam negeri kita tumbuh dasar," ujarnya.

Meskipun demikian, kepercayaan itu perlu dibarengi oleh prasarana nan bisa mendukung ambisi dalam mengambil 'kue' Selat Malaka, ialah pelabuhan.

"Kalau ada rencana pemerintah, rencana pemerintah untuk membangun pelabuhan nan berstandar lebih besar dari Batu Ampar hari ini, tentu saja kita harapkan dapat mengambil faedah itu," imbuhnya.

"Kalau ada rencana pemerintah, rencana pemerintah untuk membangun pelabuhan nan berstandar lebih besar dari Batu Ampar hari ini, tentu saja kita harapkan dapat mengambil faedah itu," lanjutnya.

(wia)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya