Bukayo Saka (tengah).(DOK FA)
BUKAYO Saka mengaku bangga bisa membantu Inggris menutup kiprah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 6-4 atas Prancis pada laga perebutan ranking ketiga, Minggu (19/7) WIB. Penyerang Arsenal itu menjadi bintang pertandingan setelah mencetak hattrick di Stadion Miami, Amerika Serikat.
Saka membuka kelebihan Inggris pada menit ke-37, menggandakan kelebihan menjelang turun minum, lampau melengkapi trigolnya melalui eksekusi penalti pada pengujung babak kedua. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain kedua Inggris nan mencetak hattrick pada fase gugur Piala Dunia setelah Sir Geoff Hurst di final Piala Dunia 1966.
"Benar-benar pertandingan nan luar biasa," kata Saka dikutip dari situs Asosiasi Sepak Bola Inggris.
"Kami tetap kecewa tidak bisa tembus ke final, tapi nan krusial kami bisa mengakhiri turnamen dengan baik dan bisa memberi hasil nan luar biasa untuk negara di Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir," sambung dia.
Menurut Saka, penampilan Inggris pada babak pertama menjadi kunci kemenangan. Meski Prancis bisa tampil lebih baik setelah jeda, The Three Lions sukses memastikan kemenangan lewat dua gol tambahan pada fase akhir pertandingan.
"Kami mendominasi di babak pertama. Mereka di babak kedua, tap[i kami sukses mencetak dua gol untuk memenangi pertandingan," ujarnya.
Kesempatan mencetak hattrick datang setelah Inggris memperoleh bingkisan penalti saat waktu pertandingan terus berjalan. Saka mengungkapkan Jude Bellingham langsung memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi algojo.
"Jude tidak pernah beriktikad mengambil penalti itu dan jujur saja, dialah nan pertama kali mengatakan, 'pergi dan raih hat-trickmu',".
Hasil tersebut memastikan Inggris menutup turnamen di ranking ketiga setelah sebelumnya terhenti di semifinal akibat kalah 1-2 dari Argentina. Meski kandas mencapai partai puncak, Saka menilai timnya tetap layak berbesar hati atas perjalanan sepanjang turnamen.
Pemain berumur 24 tahun itu berambisi kekalahan di semifinal menjadi pelajaran berbobot nan memotivasi Inggris untuk tampil lebih baik pada turnamen berikutnya. (I-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·