SAR Temukan Jasad Kedua Korban Ledakan di Grand Polonia Medan

13 jam yang lalu 4
SAR Temukan Jasad Kedua Korban Ledakan di Grand Polonia Medan Korban kedua ledakan di perumahan Grand Polonia, Medan nan sukses ditemukan.(MI/Yoseph Pencawan)

TIM SAR Gabungan menemukan korban ledakan di perumahan Grand Polonia, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Medan, Sumatra Utara, Selasa (21/7). Ini merupakan korban kedua nan ditemukan di bawah reruntuhan dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban berjenis kelamin wanita ini ditemukan pukul 15.40 WIB," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, Selasa (21/7).

Dia memastikan korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan untuk proses identifikasi oleh pihak berwenang. Hingga buletin ini diterbitkan, identitas korban tetap diverifikasi.

Ia menjelaskan bahwa SRU I menggunakan drone thermal untuk pencarian dan identifikasi korban ledakan di sekitar lokasi. SRU II melakukan pencarian dan pemindahan dengan metode Area Search Rescue (ASR) 1 pada area nan lebih luas.

SRU III menyisir titik prioritas dengan metode ASR 3 menggunakan peralatan ekstrikasi. Sementara SRU IV mengevakuasi material reruntuhan dengan support crane, mobil tangga pemadam kebakaran dan ekskavator untuk membuka akses menuju titik nan diduga terdapat korban ledakan di Grand Polonia.

Berdasarkan info sementara, dari total tujuh orang nan berada di letak saat kejadian, empat orang sukses selamat, dua orang ditemukan meninggal bumi dan satu orang lainnya tetap dalam pencarian.

Korban selamat dari ledakan di Grand Polonia terdiri atas Jeavelin, bocah wanita berumur dua tahun, Hasan, seorang pengemudi dan seorang kurir nan identitasnya tetap diverifikasi. Adapun korban meninggal bumi nan ditemukan pada hari kedua ini nan sudah diketahui identitasnya berjulukan Jesika, berumur 36 tahun.

Hery memastikan, proses pencarian korban ledakan di Grand Polonia dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan personel. Hal itu dikatakannya mengingat kondisi gedung nan tetap labil dan berpotensi mengalami runtuhan susulan.

Hery mengatakan SAR gabungan bekerja memanfaatkan peralatan seperti drone thermal dan perangkat ekstrikasi untuk mempercepat proses pencarian korban ledakan di Grand Polonia. Peralatan nan dikerahkan mencakup rescue truck, rescue car double cabin, drone thermal, crane, mobil tangga pemadam kebakaran dan ekskavator. Kemudian dozer, peralatan ekstrikasi, peralatan mountaineering, peralatan medis, peralatan komunikasi, perangkat penerangan dan ambulans.

Menurut Hery, medan operasi mempunyai tingkat akibat nan cukup tinggi lantaran banyak material gedung nan tidak stabil. Karena itu setiap tahapan pemindahan dilakukan dengan sangat hati-hati agar tetap menjamin keselamatan personel sekaligus memaksimalkan kesempatan menemukan korban.

Proses pencarian korban ledakan di Grand Polonia, Medan,  juga menghadapi sejumlah kendala. Hery menjelaskan akses menuju letak nan sempit serta banyaknya material gedung nan rawan mengalami runtuhan susulan. Hery menambahkan, keberhasilan menemukan satu korban lagi pada hari kedua merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR campuran nan bekerja tanpa henti sejak operasi dimulai. Saat ini mereka konsentrasi menemukan satu korban nan tetap dinyatakan hilang.

'Tim SAR Gabungan tetap terus melanjutkan proses pencarian dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya nan tersedia hingga seluruh korban sukses ditemukan," ujarnya. (H-4)

Selengkapnya