Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) siap menggelar PLN Electric Run 2026 sebagai arena lari nan mengusung semangat hidup sehat sekaligus kampanye transisi energi. Mengangkat tema "Powering Our Green Future" pada tahun keempat penyelenggaraan, PLN membuka slot bagi 8.000 pelari untuk kategori 5K, 10K, dan Half Marathon nan bakal digelar pada 8 November 2026 di area ICE BSD, Tangerang.
Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto mengatakan, event lari tahunan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan membujuk seluruh komponen masyarakat untuk terlibat dalam perjalanan transisi daya nasional.
"Transisi daya tidak dapat dilakukan oleh PLN sendirian. Dibutuhkan kerjasama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, bumi usaha, organisasi hingga masyarakat. Karena itu, PLN Electric Run kami hadirkan sebagai ruang kerjasama agar masyarakat dapat mengambil bagian dalam perjalanan menuju daya bersih melalui langkah sederhana, ialah berlari bersama," ujar Yusuf Didi dikutip Sabtu (25/7/2026).
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy menyampaikan, gelaran ini menjadi representasi konsistensi PLN dalam mengampanyekan style hidup rendah emisi sebagai bagian dari sasaran Net Zero Emissions (NZE) 2060.
Selama empat tahun berturut-turut, lanjut Fahrur Rozy, PLN konsisten membujuk masyarakat menjadi bagian dari transisi energi. Menurutnya, komitmen menuju NZE pada tahun 2060 tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan prasarana daya bersih, tetapi juga melalui aktivitas sederhana nan melibatkan masyarakat.
"Berlari membikin kita lebih sehat sekaligus berkontribusi mengurangi emisi. Inilah bentuk nyata gimana sustainability dapat dimulai dari langkah mini nan dilakukan bersama," ucapnya.
Dirinya menjelaskan, akibat positif dari aktivitas kejuaraan lari tahunan ini terus meningkat setiap tahunnya. Pada penyelenggaraan pertama, arena ini sukses berkontribusi terhadap penekanan emisi sebesar 11.880 kilogram (kg) CO₂, kemudian meningkat menjadi 14.363 kg CO₂ pada tahun kedua, dan 21.812 kg CO₂ pada tahun ketiga.
"Dengan sasaran 8.000 peserta pada tahun ini, kami memperkirakan kontribusi pengurangan emisi bakal mencapai sekitar 24.780 kilogram CO₂. Namun, akibat PLN Electric Run tidak berakhir pada aspek lingkungannya saja," ujar Fahrur Rozy.
Bukan hanya itu, pada arena kali ini, PLN kembali bekerja-sama dengan Rekosistem, PLN Electric Run sustainable mitra dalam aktivasi, pemilahan dan pengolahan sampah sejak aktivitas launching hingga setelah event selesai guna memberikan akibat terukur bagi lingkungan.
PLN juga bakal menghadirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan, termasuk pemberian kendaraan listrik kepada wanita inspiratif serta beragam doorprize kendaraan listrik dan elektrifikasi rumah tangga dalam mendukung style hidup hijau.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana mengatakan, guna mendukung perhelatan PLN Electric Run 2026, pihaknya telah menyiapkan sistem registrasi nan semakin mudah dan memanjakan para peserta lewat aplikasi PLN Mobile.
"Pada PLN Electric Run 2026 kami menghadirkan pengalaman registrasi nan semakin mudah melalui beragam skema, mulai dari Early Bird, Group Registration, General Sale hingga program Spesial Tiket melalui PLN Mobile," ujar Chipta.
Melalui program "Spesial Tiket" pada aplikasi PLN Mobile, pengguna nan melakukan pembelian token listrik minimal Rp50.000 sebanyak delapan kali selama periode 1-26 Juli 2026, berkesempatan memperoleh satu slot cuma-cuma PLN Electric Run 2026 nan dapat ditukarkan pada pendaftaran di tanggal 27 Juli 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung mengapresiasi konsistensi PLN dalam menghadirkan arena lari nan tidak hanya mendorong masyarakat hidup sehat, tetapi juga membawa misi keberlanjutan.
"Yang dilakukan PLN sangat luar biasa lantaran tidak hanya membujuk masyarakat berlari, tetapi juga membujuk mereka menjadi bagian dari masa depan nan lebih hijau. Kami juga mengapresiasi komitmen PLN nan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan hingga mengusulkan World Athletics Label. Ini menunjukkan bahwa PLN Electric Run berkembang menjadi event nan memenuhi standar internasional," ujar Tigor.
Senada dengan perihal tersebut, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo selaku event organizer mengatakan, PLN Electric Run telah berkembang menjadi platform komunikasi publik nan mengintegrasikan style hidup sehat, kepedulian lingkungan, dan edukasi mengenai transisi energi.
"Berlari bukan hanya membikin masyarakat lebih sehat, tetapi juga menjadi simbol kontribusi terhadap pengurangan emisi dan penerapan transisi energi. Dengan dibukanya kategori International Runners serta pengajuan World Athletics Label, penyelenggaraan tahun ini bakal menghadirkan standar kejuaraan nan lebih tinggi," tutur Adi.
(dpu/dpu)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·