Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS

1 hari yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta seluruh pemerintah wilayah (Pemda) untuk mengoptimalkan pendataan calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) alias bedah rumah agar tepat sasaran. Menurutnya, Pemda berkedudukan krusial untuk memastikan program tersebut betul-betul menyentuh masyarakat miskin nan tetap menempati rumah tidak layak huni.

"Oleh karena itu saya mengimbau kepada teman-teman wilayah minggu depan datanya diperlihatkan, nan mana nan kuotanya tetap kurang tolong segera betul-betul teman-teman di wilayah bertanggung jawab untuk memihak masyarakat miskinnya untuk bisa rumahnya mendapat [program] bedah rumah," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Senin (20/7/2026).

Tomsi mengungkapkan bahwa proses penetapan Calon Penerima Bantuan (CPB) di beragam wilayah tetap perlu dipercepat. Hingga saat ini, jumlah CPB nan ditetapkan baru mencapai 124.376 unit dari sasaran 400.000 rumah tidak layak huni pada 2026.

Karena itu, dia mendorong Pemda berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memanfaatkan info masyarakat miskin Desil 1 sebagai dasar penetapan penerima bantuan.

Selain itu, dia juga mengingatkan Pemda agar mendahulukan masyarakat miskin ekstrem nan berada pada golongan Desil 1 dan Desil 2 sebagai penerima manfaat. Menurutnya, prioritas tersebut krusial mengingat tetap banyak penduduk nan tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan dan memerlukan penanganan segera.

"Beberapa hari nan lampau saya berkeliling dan saya memandang sangat memprihatinkan, ada nan toilet sama dapur jadi satu, kemudian ada nan mau roboh, bocor di kiri kanan, kemudian lantainya tanah," ungkapnya.

Tomsi berharap, Pemda memanfaatkan hasil pertimbangan tersebut untuk mempercepat penyelesaian pendataan dan memastikan support betul-betul diterima masyarakat nan berhak.

"Semoga apa nan kita lakukan dapat berfaedah untuk masyarakat nan kita cintai," pungkasnya.

Sebagai informasi, Tomsi menyampaikan perihal tersebut dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 nan dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemda dalam Program 3 Juta Rumah. Rapat tersebut dihadiri secara langsung oleh sejumlah pembicara, ialah Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono, Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Hermawan, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, serta Direktur Pembiayaan Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) R. An An Andri Hikmat. Forum tersebut turut diikuti secara virtual oleh jejeran Pemda dari seluruh Indonesia.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya