Afgan menggelar konser Retrospektif di JICC(MI/Rifaldi Putra Irianto)
PENYANYI solo laki-laki kenamaan Indonesia, Afgan, sukses memukau ribuan penggemarnya dalam gelaran konser tunggal berjudul "Retrospektif" nan digelar di Jakarta Internasional Convention Center (JICC), Sabtu (18/7) malam. Meski tampil memukau, Afgan mengungkapkan perjuangan dramatis di kembali layar setelah sempat kehilangan bunyi total tepat dua pekan sebelum konser berlangsung.
Konser ini menjadi momen spesial lantaran menandai kerjasama kedua Afgan dengan maestro Erwin Gutawa Orchestra setelah 11 tahun. Afgan mengenang kembali memori "Konser Dari Hati" nan juga digelar berbareng Erwin Gutawa di letak nan sama pada 2015 silam.
"Sampai saat ini 'Konser Dari Hati' tetap menjadi konser nan paling memorable buat saya. Tapi saya percaya malam ini bakal menjadi lebih memorable lagi untuk kita semua," ujar penyanyi berumur 37 tahun tersebut di atas panggung.
Di hadapan penonton nan beberapa di antaranya datang dari luar negeri, Afgan membawakan lebih dari 20 lagu dengan aransemen megah. Ia membuka penampilan lewat lagu Misteri Dunia nan upbeat, disusul deretan hit terkenal seperti Bawalah Cintaku, Terima Kasih Cinta, Jalan Terus, hingga Lenggang Puspita.
Perjuangan Melawan Sakit
Afgan mengaku sempat mengalami masa kritis akibat gangguan kesehatan nan menyerang secara bersamaan. "Jujur, dua minggu nan lampau saya kehilangan bunyi saya. Gak bisa ngomong sama sekali. Saya baru betul-betul bisa nyanyi itu hari Rabu, padahal konsernya hari Sabtu," tuturnya.
Kondisi tersebut dipicu oleh kenaikan masam lambung (GERD) dan jangkitan sinus nan menyerang pita suaranya. Afgan menyebut suaranya "diserang dari bawah dan dari atas". Kendati merasa belum pulih 100 persen, dia berkomitmen memberikan penampilan maksimal bagi para penggemarnya malam itu.
Keberhasilan Afgan kembali ke panggung tidak lepas dari peran orang tuanya nan berprofesi sebagai dokter. Selama masa pemulihan, dia mendapatkan perawatan intensif dan infus di rumah secara mandiri. "Mama dan Papa dokter, jadi ya infusnya gratis," banyolan Afgan nan disambut tawa penonton.
Kemeriahan konser semakin komplit dengan kehadiran bintang tamu spesial seperti Mahalini, Petra Sihombing, dan Kris Dayanti. Sejumlah rekan selebriti seperti Rossa dan Reza Chandika juga tampak datang memberikan support dari bangku penonton. Konser Retrospektif ini sekaligus menjadi seremoni 18 tahun perjalanan pekerjaan Afgan di industri musik tanah air. (Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·