Siap-Siap Layanan Keselamatan Transportasi Terancam, Ini Penyebabnya

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui keterbatasan anggaran pada 2027 berpotensi memengaruhi sejumlah program prioritas. Dari total kebutuhan anggaran Rp10,22 triliun, pemerintah baru memperoleh pagu sugestif Rp4,31 triliun alias sekitar 42% dari kebutuhan.

Kondisi tersebut membikin sejumlah program kudu disusun berasas skala prioritas. Pemerintah juga telah mengusulkan tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan agar beragam jasa transportasi dan program keselamatan tetap dapat melangkah optimal.

"Nilai pagu kebutuhan Dirjen Perhubungan Darat tahun 2027 adalah sebesar Rp10,22 triliun. Sementara pagu sugestif nan kami terima sebesar Rp4,31 triliun alias 42,18% dari kebutuhan sehingga tetap terdapat gap anggaran sebesar Rp5,91 triliun," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dalam rapat dengan Komisi V DPR RI nan disiarkan YouTube, Senin (13/7/2026).

Selain nilai anggaran nan lebih kecil, ruang fiskal juga dinilai semakin terbatas lantaran komposisi sumber pendanaan mengalami perubahan. Porsi rupiah murni turun cukup besar, sementara pembiayaan melalui pinjaman luar negeri meningkat sehingga elastisitas penggunaan anggaran menjadi lebih terbatas.

"Komposisi pagu sugestif 2027 berbeda cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Rupiah murni turun sekitar Rp1 triliun, sedangkan pinjaman luar negeri meningkat sehingga kondisi kami tidak hanya terbatas anggaran tetapi juga terbatas ruang fiskal berasas sumber dananya," ujar Aan.

Meski demikian, pemerintah tetap memprioritaskan program nan langsung bergesekan dengan masyarakat, mulai dari keselamatan jalan, pikulan perintis hingga pembangunan transportasi massal di sejumlah kota.

"Kami juga telah mengusulkan kebutuhan anggaran mandatory nan belum terakomodasi sebesar Rp2,702 triliun kepada Menteri Keuangan agar pelayanan kepada masyarakat tetap dapat melangkah optimal," kata Aan.

"Kami menyadari pagu sugestif 2027 tetap belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat bakal keselamatan dan pelayanan transportasi. Karena itu kami berambisi support tambahan anggaran agar kualitas jasa dapat terus ditingkatkan," lanjutnya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya