(MI)
WAKIL Menteri Koperasi, Farida Farichah, secara resmi membuka pameran seni di Perpustakaan Nasional pada 13-17 Juli 2026. Pameran ini menampilkan karya dari 100 siswa kelas XII SMA Labschool Jakarta berbareng perwakilan dari lima sekolah undangan.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang apresiasi bagi produktivitas siswa sekaligus sarana penguatan pendidikan karakter melalui kerjasama dan kepedulian sosial. Sebagai corak tindakan nyata, karya-karya nan dipamerkan dijadwalkan bakal dilelang pada Kamis, 23 Juli 2026. Seluruh hasil lelang beserta bantuan busana dan mainan layak guna bakal disalurkan kepada lembaga sosial.
Dalam sambutannya, Farida Farichah memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para siswa dalam menyelenggarakan pameran secara profesional. Menurutnya, pameran ini merupakan bentuk nyata dari cipta, rasa, dan karsa siswa nan bisa mengekspresikan pengalaman mereka melalui karya berkualitas.
"Hal ini tentu tidak terlepas dari support para pembimbing dan seluruh civitas akademika SMA Labschool Jakarta nan telah menciptakan lingkungan belajar nan kondusif dan nyaman sehingga siswa bebas berekspresi," tutur Farida.
Lebih lanjut, Farida menekankan pentingnya menanamkan semangat kewirausahaan (entrepreneurship) sejak dini. Ia menilai keahlian berinovasi adalah bekal krusial bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan di bagian apa pun.
Pendidikan Karakter melalui Seni
Kepala SMA Labschool Jakarta, Badru Zaman, menjelaskan bahwa pameran ini bukan sekadar arena pamer karya, melainkan bagian integral dari proses pendidikan karakter. Siswa dilatih untuk merancang ide, bekerja dalam tim, hingga mengeksekusi konsep menjadi karya nyata.
"Seluruh proses tersebut membentuk siswa menjadi pribadi nan kreatif, bertanggung jawab, dan mempunyai kepedulian sosial," jelas Badru.
Tema Growing Up As An Indonesian dipilih untuk membujuk siswa merefleksikan perjalanan tumbuh kembang mereka sebagai anak Indonesia. Guru Seni Rupa SMA Labschool Jakarta, Saffa Inayati, menambahkan bahwa para siswa menuangkan nilai budaya dan pengalaman masa mini ke dalam beragam medium, mulai dari lukisan, patung, karya fesyen, hingga instalasi tiga dimensi nan memanfaatkan material daur ulang.
Kepemimpinan Siswa dan Misi Sosial
Penyelenggaraan pameran ini sepenuhnya dipimpin oleh siswa, dengan Aqila Kalitha sebagai Ketua Pelaksana, didukung oleh Nadya Kayla Falisha sebagai Ketua Pameran, dan Anindya Aisyah Wibisono sebagai Ketua Acara.
Aqila Kalitha menyatakan bahwa pameran ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan identitas dan rasa bangga terhadap tanah air. "Kami mau menunjukkan bahwa pelajar SMA bisa menyalurkan pendapat dan emosi secara positif melalui karya nan bermakna," ungkapnya.
Rangkaian aktivitas bakal ditutup dengan aktivitas lelang karya pada 23 Juli 2026 di lingkungan sekolah SMA Labschool Jakarta. Melalui inisiatif ini, sekolah berambisi dapat memperkuat kecintaan siswa terhadap budaya bangsa sekaligus memberikan faedah nyata bagi masyarakat luas melalui bantuan sosial. (I-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·