SpaceX Siapkan Uji Coba Penerbangan Ke-14 Starship, Targetkan Tangkap Roket Pakai Menara

59 menit yang lalu 2
SpaceX Siapkan Uji Coba Penerbangan Ke-14 Starship, Targetkan Tangkap Roket Pakai Menara SpaceX berencana meluncurkan uji coba penerbangan ke-14 roket Starship akhir bulan ini. Elon Musk sebut bakal kerahkan satelit Starlink V3 dan tangkap roket.(SpaceX)

SPACEX menargetkan peluncuran uji coba penerbangan ke-14 dari megaroket Starship sebelum akhir Agustus. Pemimpin SpaceX, Elon Musk, menyampaikan bahwa penerbangan ke-14 ini bakal mengerahkan muatan unik ke orbit untuk pertama kalinya, serta mencoba tindakan nan belum pernah dilakukan sebelumnya.

"Saya mau katakan semuanya terlihat sangat baik, dan itulah sebabnya kami, dengan dugaan menerima persetujuan izin untuk melakukannya, bakal mencoba menangkap Ship dengan menara pada penerbangan berikutnya, nan secara sementara dijadwalkan pada akhir bulan ini," ujar Musk dalam panggilan konvensi laporan finansial kuartalan pertama SpaceX.

Ship merupakan tingkatan atas (upper stage) setinggi 52 meter dari Starship, nan ditopang oleh pendorong tahap pertama (booster) raksasa berjulukan Super Heavy. Penangkapan roket ini bakal memanfaatkan menara peluncuran di Starbase, Texas Selatan, nan dilengkapi lengan mekanis raksasa (chopstick).

Meskipun SpaceX sudah sukses melakukan tindakan penangkapan pendorong Super Heavy pada tiga uji coba sebelumnya, percobaan menangkap bagian Ship saat kembali ke Bumi ini baru pertama kali direncanakan. Evaluasi keahlian pelindung panas Ship pada uji coba penerbangan ke-13 pada 24 Juli lampau memberikan kepercayaan bagi tim.

"Saya tidak mau mendahului alias semacamnya, tetapi saya pikir saya menganggap masalah pelindung panas telah teratasi pada titik ini," kata Musk.

Selain uji coba penangkapan roket, penerbangan ke-14 dijadwalkan membawa sekelompok satelit Starlink V3. Berbeda dari penerbangan ke-13 nan menempatkan muatan di ruang suborbital, satelit pada misi mendatang direncanakan ditempatkan langsung di orbit operasional.

Pengumuman rencana peluncuran ini disampaikan berbarengan dengan rilis laporan finansial perdana SpaceX sejak menjadi perusahaan publik lewat penawaran saham perdana (IPO) pada Juni lalu. Laporan tersebut mencatat pendapatan kuartal kedua naik 92% menjadi US$7,8 miliar dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya. Rugi bersih perusahaan juga sukses ditekan menjadi US$541 juta, membaik dari rugi US$1,0 miliar pada kuartal kedua tahun sebelumnya.

Lebih dari separuh pendapatan kuartal ini, sekitar US$4,3 miliar, disumbangkan oleh jasa internet satelit Starlink. Ke depan, SpaceX berencana memperluas cakupan bisnisnya ke sektor kepintaran buatan (AI) melalui rencana peluncuran konstelasi pusat info AI di orbit berjulukan Starmind nan ditargetkan mulai meluncur pada 2027.

"Kami memperkirakan ritme penerbangan bakal meningkat pesat, dan mungkin setahun dari sekarang, kami bakal melakukan setidaknya satu penerbangan sehari, apalagi bisa lebih," tutur Musk. (Space/Z-2)

Selengkapnya