Ilustrasi(Dok AI)
SPANYOL menunjukkan performa nan sangat dominan saat mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada partai final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) WIB. Keunggulan La Roja tidak hanya terlihat dari hasil akhir, tetapi juga tergambar jelas melalui beragam info statistik sepanjang pertandingan.
Berdasarkan laporan statistik pascapertandingan nan dikutip dari Opta Analyst, tim besutan Luis de la Fuente tampil superior dalam nyaris seluruh aspek permainan. Salah satu parameter paling mencolok adalah keberhasilan mereka mencatat 235 operan sukses di sepertiga akhir lapangan, nan menunjukkan intensitas serangan dan tekanan tinggi terhadap pertahanan Argentina.
Di sisi lain, Argentina kesulitan mengembangkan permainan. Sepanjang laga, tim Tango hanya bisa membukukan 47 operan di area pertahanan Spanyol, menandakan terbatasnya ruang untuk membangun serangan.
Dominasi Teritorial dan Pertahanan Solid
Penguasaan wilayah permainan juga sepenuhnya berpihak kepada Spanyol. La Roja mencatat kekuasaan teritorial hingga 83,3%, membikin mereka leluasa mengendalikan jalannya pertandingan sejak menit awal. Tekanan nan terus diberikan memaksa Argentina lebih banyak memperkuat dan kesulitan keluar dari area pertahanannya sendiri.
Keunggulan dalam penguasaan bola tersebut sekaligus menjadi kekuatan memperkuat Spanyol. Tim didikan Luis de la Fuente bisa memutus alur serangan musuh sehingga Argentina tidak sukses melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran hingga pertandingan memasuki babak tambahan waktu.
Data resmi pertandingan juga memperlihatkan sungguh efektifnya pertahanan Spanyol. Argentina baru bisa mencatatkan tembakan pertama mereka pada menit ke-126, sedangkan selama periode nan sama Spanyol telah menghasilkan 20 percobaan tembakan ke arah pertahanan lawan.
Statistik Kunci Final Piala Dunia 2026:
- Operan Sukses Sepertiga Akhir: Spanyol (235) vs Argentina (47)
- Dominasi Teritorial: Spanyol 83,3%
- Total Tembakan: Spanyol 20 percobaan
- Penyelamatan Kiper: Emiliano Martinez (11)
Gol Penentu Ferran Torres
Usaha tanpa henti itu akhirnya membuahkan hasil pada babak kedua perpanjangan waktu. Ferran Torres nan masuk dari bangku persediaan sukses memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams sebelum menaklukkan kiper Emiliano Martinez, nan sepanjang pertandingan tampil gemilang dengan 11 penyelamatan.
Gol tunggal Torres memastikan kemenangan Spanyol sekaligus mengukuhkan kekuatan lini belakang mereka sepanjang turnamen. Dari delapan pertandingan nan dijalani, La Roja hanya kebobolan satu gol, sebuah catatan nan menegaskan solidnya pertahanan mereka.
Kemenangan di New Jersey juga memperpanjang tren positif Spanyol. Dengan hasil tersebut, La Roja sukses mencatat 38 pertandingan tanpa kekalahan, sekaligus mengakhiri turnamen dengan performa nan sangat konsisten hingga meraih gelar juara dunia. (Ant/E-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·