Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala BGN Sudaryono menegaskan bakal menutup ruang potensi korupsi alias praktik hengki pengki dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hengki pengki alias praktik kasak-kusuk, kongkalikong, kolusi, alias penyelewengan.
"Saya minta doa, dukungan, minta restu, untuk kami bersama-sama wakil kepala dan seluruh jejeran BGN, dan seluruh stakeholder, SPPG, SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia), ada mitra dan lain-lain. Semua untuk bisa amanah dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya, zero tolerance untuk praktik-praktik korupsi, hengki pengki dan copet-copetan, sebagaimana nan paling dibenci rakyat Indonesia," kata Sudaryono
Sudaryono menyampaikan dengan menjadi kepala BGN, menekankan secara publik, bahwa dirinya mempunyai keluarga, sahabat, dan rekan teman, siapapun termasuk alumni dan seterusnya.
"Saya menegaskan sebagai kepala BGN jika nantinya, ada orang menawarkan jasa, barangkali dengan imbalan, mengaku ngaku orang saya, family saya, sahabat saya, kawan dan alumni dan lainnya nan dirasa tak sesuai, saya pastikan itu tidak benar. Saya minta kepada nan berkepentingan dilaporkan kepada pihak berwajib," katanya.
(hoi/hoi)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·