Surga Orang Kaya Diguncang Bom, Taipan Ini Jadi Korban

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah ledakan peledak dari perangkat peledak rakitan mengguncang sebuah gedung tempat tinggal di Monako, menyebabkan tiga orang terluka parah dan terduga pelaku langsung melarikan diri ke Prancis. Pihak berkuasa setempat beserta media Prancis dan Ukraina mengonfirmasi bahwa para korban luka merupakan seorang taipan asal Ukraina berbareng personil keluarganya.

Mengutip laporan The Associated Press, serangan nan sangat tidak biasa ini terjadi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 21.00 waktu setempat di pintu masuk sebuah residensial nan terletak dekat dengan perbatasan Prancis. Dampak ledakan keras tersebut melukai dua orang dewasa dan seorang anak-anak.

Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit di Prancis akibat menderita luka serius.

Teror peledak ini seketika mengejutkan wilayah kepangeranan elite di Pesisir Mediterania tersebut, memicu reaksi keras dari pemimpin tertinggi Monako, Pangeran Albert II, nan mengutuk kejadian ini dan menegaskan bahwa seluruh jejeran keamanan negara telah dimobilisasi penuh. Aparat keamanan campuran dari Prancis dan Monako saat ini tengah memburu pelaku nan terdeteksi melintasi perbatasan negara dengan melangkah kaki.

"Terduga pelaku melintasi perbatasan ke Prancis dengan melangkah kaki, dan sukses diidentifikasi melalui kamera pengawas video (CCTV) di Monako serta kota tetangga Beausoleil di Prancis," ungkap pejabat tinggi pemerintah Monako, Menteri Negara Christophe Mirmand, kepada para wartawan.

Mirmand menambahkan bahwa investigasi mendalam mengenai motif di kembali penyerangan ini tetap terus bergulir, sementara kepolisian nasional Prancis menyatakan telah menerjunkan personel untuk menyisir area perbatasan guna menyokong penuh proses penyelidikan.

Lembaga penyiaran Prancis BFM dan situs buletin Ukrainska Pravda mengidentifikasi salah satu korban luka nan menjadi sasaran serangan adalah Vadym Iermolaiev, seorang taipan industri bangunan terkemuka asal Ukraina.

Berdasarkan catatan rekam jejaknya, Iermolaiev merupakan figur kontroversial nan sempat dijatuhi hukuman pembekuan aset oleh pemerintah Ukraina pada tahun 2023 lampau lantaran dituduh mempunyai hubungan upaya dan kedekatan politik nan terlarang dengan pihak Rusia.

(luc/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya