Dok. Film Takkan Kubiarkan Kau Mennagis (Dok. Film Takkan Kubiarkan Kau Mennagis )
SUTRADARA muda Ferly Halim melakoni debutnya di Industri movie nasional melalui movie berjudul Takkan Kubiarkan Kau Menangis. Film bergenre drama family itu dijadwalkan tayang pada 16 Juli 2026.
Bagi Ferly debutnya ini sebagai sebuah pembuktian bahwa sineas wanita muda juga bisa melahirkan movie berkualitas. Karena menurutnya seringkali, karya dari sineas muda wanita nan baru melangkah dipandang dengan skeptis dan sebelah mata.
"Semoga movie ini menjadi inspirasi dan dapat membangun hubungan family nan lebih selaras lagi dalam perihal komunikasi sehari-hari di dalam rumah," ungkap Ferly dalam keterangan pers, Sabtu (18/7).
Kehadiran Ferly tentu menjadi angin segar bagi industri movie tanah air, respons positif bakal movie ini pun terlihat pada aktivitas pemutaran perdana beberapa hari lalu. Publik pun menyambut hangat kehadiran sutradara baru nan datang dengan movie bergenre drama family nan sarat emosi itu
Sinopsis dan Aktor
Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis mengangkat kisah tentang Dika (Ari Irham) nan tumbuh dengan kepercayaan bahwa dirinya tak pernah cukup di mata sang ibu, Dini (Shanty).
Sementara Dini, seorang ibu tunggal nan dibayangi luka masa lalu, percaya bahwa setiap patokan dan pengorbanan nan dia berikan adalah corak cinta. Perbedaan langkah pandang membikin hubungan antara dia dan Dika dipenuhi kesalahpahaman, hingga rumah nan semestinya menjadi tempat pulang terasa semakin asing bagi keduanya.
Di tengah bentrok nan terus membesar, Dika menemukan jati dirinya melalui Om Radit (Ariyo Wahab), sosok nan membantunya memandang hidup, keluarga, dan masa depan dari perspektif pandang nan berbeda. Bersama Angga (Agoye Mahendra), Emil (Emiliano Cortizo), dan Marco (Teuku Rizky) dalam Sans Band, Dika menemukan keberanian untuk mengejar mimpinya.
Namun saat dia melangkah semakin jauh, Dika mulai menyadari bahwa di kembali setiap kesempatan nan datang, ada cinta seorang ibu nan diam-diam selalu membuka jalan, cinta nan selama ini dia salah artikan sebagai tekanan, tuntutan, dan batasan.
Takkan Kubiarkan Kau Menangis adalah drama family nan hangat dan emosional tentang cinta seorang ibu, pencarian jati diri seorang anak, persahabatan, dan keberanian untuk mengungkapkan emosi sebelum semuanya terlambat. (H-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·