Tabung CNG 3 Kg Lagi Uji Coba di China, Selanjutnya Diproduksi Pindad

14 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) tabung 3 kilogram (kg) di China sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg bersubsidi. Hal itu merupakan tahap awal sebelum pemerintah menindaklanjuti proses komersialisasi CNG 3 kg dalam negeri.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pengetesan teknologi tersebut tetap terus melangkah di Negeri Tirai Bambu tersebut. Dia menyebutkan, pemerintah sudah menyiapkan rencana kerja sama dengan perusahaan BUMN pertahanan ialah PT Pindad (Persero), untuk mendukung kebutuhan prasarana gas tersebut.

"CNG-nya tetap dilakukan uji coba belum selesai ya. Masih di China, tetap dilakukan uji coba di China, lenyap itu kita melakukan kerja sama dengan perusahaan BUMN nan ada di sini," ungkap Bahlil di sela aktivitas Global Hydrogen Ecosystem Summit and Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Kerja sama dengan PT Pindad nantinya bakal difokuskan pada sisi manufaktur setelah seluruh rangkaian pengecekan di China rampung. Bahlil menegaskan bahwa pemerintah tidak mau terburu-buru dan bakal memastikan terlebih dulu kecocokan teknologi tersebut sebelum mengimplementasikannya secara luas.

"Kita bakal melakukan dengan Pindad kelak tapi tetap cek dulu di sana jika udah selesai baru kita lakukan tindakan lebih lanjut," lanjutnya.

Program pengembangan CNG tersebut diharapkan menjadi solusi untuk menekan ketergantungan pada impor LPG. Menurutnya, penggunaan gas bumi sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan daya melalui pemanfaatan sumber daya lokal nan melimpah.

Selain aspek teknologi, pihaknya juga terus mematangkan izin pendukung agar ekosistem penggunaan gas di sektor transportasi dan industri dapat melangkah efisien. Pemerintah berkomitmen mendukung penuh kerjasama lintas sektor untuk memastikan kedaulatan daya nasional tetap terjaga tanpa intervensi pihak luar.

(wia)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya