Tak Mau Tekor Dagang Lagi dengan Thailand, RI Mau Genjot Ekspor Ini

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menargetkan Indonesia dapat memperbaiki neraca perdagangan dengan Thailand hingga berbalik mencatatkan surplus.

Upaya tersebut bakal ditempuh dengan terus mendorong peningkatan ekspor ke Negeri Gajah Putih melalui kerja sama nan lebih intensif.

Budi mengatakan, tren perdagangan Indonesia dengan Thailand dalam lima tahun terakhir menunjukkan perkembangan nan positif. Ekspor Indonesia terus meningkat, sementara impor dari Thailand justru mengalami penurunan.

"Dalam 5 tahun terakhir tren ekspor kita itu 3,7% ke Thailand. Tetapi impor kita minus 1,7%. Artinya impor kita itu makin mengecil, ekspor kita makin naik ya. Nah, kelak defisitnya mulai berkurang, nan mudah-mudahan menjadi surplus, lantaran kita terus mau agar perdagangan alias ekspor kita meningkat," kata Budi saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Untuk mendukung sasaran tersebut, Kemendag bakal memperkuat komunikasi dengan pemerintah Thailand melalui forum Joint Trade Commission (JTC).

Menurut Budi, forum itu bakal dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kebutuhan pasar Thailand agar Indonesia dapat meningkatkan ekspor produk nan dibutuhkan negara tersebut.

"Kemarin saya juga ngobrol dengan Menteri Perdagangan Thailand, kita itu kan ada namanya JTC, Joint Trade Commission. Itu terus kita tingkatkan biar kita lebih intens berkomunikasi," ujar Budi.

Dari identifikasi awal, Budi mengatakan, setidaknya terdapat sejumlah produk ekspor jagoan Indonesia nan bisa makin banyak diserap oleh Thailand. Salah satu produk ekspor itu kata dia adalah pupuk.

"Kebutuhan apa sih nan dibutuhkan oleh Thailand, lantaran sebenarnya dia juga banyak memerlukan produk-produk kita, seperti pupuk dan sebagainya. Nah, kita bisa ekspor lebih banyak lagi," pungkasnya.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya