Suasana latihan tim nasional beruntung Indonesia menjelang Asian Games 2026 di lapangan beruntung Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (21/7/2026).(ANTARA/Arindra Meodia)
PELATIH timnas hoki Indonesia, Dharma Raj, menetapkan sasaran realistis bagi anak asuhnya dalam menghadapi arena Asian Games mendatang. Tim Merah Putih dibidik untuk bisa menembus posisi enam besar guna membuka jalan menuju babak kualifikasi Olimpiade.
"Kami kudu mencoba masuk enam besar. Memang berat, tetapi itu sasaran nan realistis. Kalau langsung bicara podium, orang bakal menertawakan kami. nan krusial sekarang memperbaiki ranking dan mengejar kesempatan ke kualifikasi Olimpiade," ujar Dharma Raj saat ditemui di Lapangan Hoki GBK, Jakarta, Selasa (21/7).
Persiapan Intensif dan Evaluasi Darwin
Guna mencapai sasaran tersebut, timnas beruntung Indonesia terus mematangkan persiapan nan menyisakan waktu sekitar dua bulan. Fokus utama saat ini adalah memperbanyak pertandingan uji coba internasional.
Setelah menyelesaikan pemusatan latihan (training camp/TC) di Darwin, Australia, tim putra dijadwalkan bertolak ke Taiwan, akhir pekan ini, sebelum melanjutkan persiapan di Malaysia.
Hasil dari rangkaian uji coba di Darwin menjadi bahan pertimbangan krusial bagi tim kepelatihan. Berikut adalah ringkasan performa timnas beruntung Indonesia selama di Australia:
| Tim Putri | 2 | 1 | 1 | Memenangi seri uji coba |
| Tim Putra | 1 | 1 | 2 | Tahap pertimbangan teknis |
Integrasi Pemain dan Proses Naturalisasi
Dharma Raj menjelaskan bahwa saat ini seluruh pemain beruntung indoor dan outdoor digabungkan dalam proses seleksi. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan komposisi pemain terbaik, mengingat Asian Games hanya mempertandingkan nomor outdoor.
Selain teknis, kekuatan tim diharapkan bertambah melalui proses naturalisasi empat pemain keturunan Indonesia nan saat ini sedang berjalan.
"Kami mau bisa memberikan perlawanan nan lebih baik kepada tim-tim kuat di Asia. Pemain naturalisasi nan mempunyai darah Indonesia bakal sangat membantu memperkuat tim," tambah Dharma.
Jalur Menuju Olimpiade
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI), Yasser Arafat Suaidy, menegaskan bahwa Asian Games merupakan pintu masuk krusial menuju panggung dunia. Berdasarkan regulasi, ranking pertama Asian Games bakal lolos otomatis ke Olimpiade, sementara tim nan finis di ranking lima dan enam berkuasa mengikuti babak kualifikasi Olimpiade.
"Target kita bisa masuk di ranking enam besar, dan mudah-mudahan bisa lebih dari itu. Apalagi jika kita mendapat suntikan pemain naturalisasi," kata Yasser.
Sebagai bagian dari program jangka panjang pasca-SEA Games 2025 Thailand, timnas beruntung Indonesia tercatat telah melakoni serangkaian TC di beragam negara, mulai dari Hong Kong, China, Malaysia, hingga Australia, demi memastikan kesiapan bentuk dan mental pemain di level Asia. (Ant/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·