Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) tak hanya terjadi di beberapa titik di Kalimantan, namun juga mulai terjadi di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Kepolisian menduga terdapat keterlibatan sejumlah perusahaan dalam pembukaan lahan nan berujung pada kebakaran.
Kapolda Riau Herry Heryawan mengungkapkan adanya dugaan perusahaan memanfaatkan masyarakat alias petani untuk membuka lahan di area hutan. Hal tersebut disampaikan Herry dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Pekanbaru berbareng Presiden Prabowo Subianto.
"Ini biasa digunakan modus, modus oleh perusahaan besar, menggunakan petani alias masyarakat kecil, pura-pura memancing di situ kemudian melakukan pembakaran," ujar Herry di depan Prabowo dalam rapat nan ditayangkan virtual, dikutip Selasa (25/8/2026).
Ia pun mencatat terdapat 94 kasus alias laporan polisi soal karhutla sejak tahun 2025 dengan 106 orang ditetapkan sebagai tersangka. Adapun untuk 2026, total dari Januari sampai sekarang setidaknya terdapat 33 laporan polisi dan 36 tersangka dengan luas nan terbakar sejumlah 806,57 hektare.
Herry meyakini kebakaran rimba dan lahan nan terjadi di Riau merupakan hasil perbuatan manusia. Baik disengaja maupun tidak sengaja. "Jadi semua saat ini nan dilakukan Karhutla semuanya dari manusia baik nan disengaja maupun tidak disengaja," sebut Herry.
Di sisi lain, Prabowo sempat bertanya ke Herry apakah sejauh ini Polda Riau mempunyai bukti kuat bahwa ada perusahaan nan ikut kombinasi tangan pada karhutla di Riau.
"Maaf Kapolda, ada bukti-bukti alias indikasi ke arah korporasi nan menyuruh?" tanya Prabowo.
Herry menyebut sejauh ini belum ada. Hanya saja, pihaknya mencurigai beberapa orang nan masuk rimba berkilah memancing ikut memicu karhutla, lantaran setelah orang-orang itu masuk langsung ada kebakaran hutan. Pihaknya juga mencatat orang-orang ini tidak mempunyai garapan kebun apapun.
"Sampai saat ini belum ada Bapak (bukti korporasi terlibat). Tapi beberapa tersangka nan 2025 setelah kita lakukan investigasi, ada nan yang tidak mempunyai kebun di situ. Ada dua alias tiga orang. Tetapi dia ada di situ, padahal argumen dia hanyalah untuk memancing padahal tidak ada letak memancing di situ," ujar Herry.
Mendengar perihal tersebut, Prabowo meminta para tersangka nan mencurigakan langsung dibawa saja ke Jakarta untuk didalami kasusnya di pusat pemerintahan. Dia juga meminta agar Badan Intelijen Negara (BIN) juga ikut memeriksa.
"Tolong dibawa ke Jakarta ya. Ya? Tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri ya. Kita... kita dalami di sini," titah Prabowo.
5 Korporasi Kena Sanksi
Di samping itu, Herry juga mengungkapkan tahun 2025 lampau sudah ada lima korporasi nan kena penegakan norma oleh Kementerian Lingkungan Hidup lantaran masalah karhutla.
"Tahun lampau ada lima korporasi nan sudah dilakukan penegakan norma oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Bapak. Karena mereka tidak memenuhi kewajibannya, seperti membikin menara pantau saat ini," kata Herry.
"Atau tanggungjawab gimana ada tim reaksi sigap jika seandainya ada titik api alias ada fire spot nan muncul di lokasinya," lanjutnya.
Prabowo pun langsung meminta nama lima perusahaan tersebut untuk didalami. Dirinya meminta agar semua penegak norma segera mencari lebih banyak pihak nan terlibat untuk diadili. "Cari lagi nan melanggar tahun ini," tegasnya.
Orang nomor satu di Indonesia itu juga menekankan semua perusahaan nan tak mau menjaga lingkungan izinnya bakal dicabut.
"Pokoknya siapa perusahaan nan tidak mau ikut menjaga, itu kita cabut. Karena ini kan sumber, sumber kehidupan rakyat, sumber kehidupan perusahaan itu juga. Enggak boleh dia seenaknya, dia tidak mencegah. Ya, mencegah itu," pungkas Prabowo.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·