Terima Laporan Kekeringan, Ini yang Dilakukan Dinas Pertanian Indramayu

5 hari yang lalu 7
Terima Laporan Kekeringan, Ini nan Dilakukan Dinas Pertanian Indramayu Indramayu menerima support alsintan dari pemerintah pusat untuk membantu wilayah ini tetap menjadi lumbung padi nasional.(MI/NURUL HIDAYAH)

DINAS Pertanian Kabupaten Indramayu sudah menerima laporan adanya kekeringan tanaman padi di wilayah mereka. Upaya pencegahan puso pun dilakukan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto, menjelaskan saat ini pihaknya sudah menerima laporan areal pertanian nan sudah mulai mengering.

“Puso belum ada, laporan kekeringan sudah mulai ada,” tuturnya, Kamis (16/7).

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya bakal berupaya untuk melakukan pengamanan tanaman padi agar tidak mengalami puso. Upaya nan dilakukan diantaranya dengan melakukan gilir giring air nan ada di sungai alias saluran irigasi.

Air disalurkan secara bergilir ke areal tanaman padi disertai dengan pengawasan, sehingga air bisa merata masuk ke areal pertanian milik petani.

Kementerian Pertanian, lanjut Sugeng, mempunyai program pompanisasi dan irigasi perpompaan (Irpom). Melalui program ini, air bakal disedot , baik sumber air permukaan alias air tanah, menggunakan pompa air untuk dialirkan ke lahan kering alias tadah hujan untuk menyelamatkan tanaman padi.

Bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian juga telah disalurkan dan bakal digunakan oleh petani.

“Di Musim Tanam 2 ini kan kita dihadapkan pada situasi cuaca. Ada  info el nino, kemarau panjang,” lanjutnya.

Sugeng mengungkapkan Indramayu mempunyai Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 125.000 hektare di musim tanam ini. Dengan indeks pertanaman 1,8, nan berfaedah sebagian besar lahan dapat dipanen hingga dua kali dalam setahun.

"Kita bakal memanen kurang lebih di lahan sekitar 230 ribu hektare. Berdasarkan info kami, produksi rata-rata mencapai 6,6 ton per hektare. Insya Allah, dalam satu tahun kita bisa menghasilkan panen di atas 1,6 juta ton. Ini perkiraan kita," papar Sugeng.

Kabupaten Indramayu pun tetap berupaya untuk mempertahankan sebagai wilayah lumbung pangan nasional.

Selengkapnya