Ilustrasi(Dok. Benang Jarum x Rama Dauhan )
PERMAINAN wavy stripes nan playful dan motif floral nan quirky tertuang pada pemimpin kemeja bergaya kekinian. Kemeja tersebut merupakan salah satu koleksi busana berjudul Hujan Bulan Juni.
Busana dalam koleksi tersebut dirancang dengan siluet nan santai, potongan nan flowy, serta perincian nan mudah dipadukan untuk laki-laki dan perempuan.
Koleksi busana itu merupakan rancangan kerjasama dari jenama lokal Benang Jarum berbareng desainer Indonesia, Rama Dauhan. Melalui kerjasama ini, Benang Jarum menghadirkan pertemuan antara karakter feminin dan elegan unik Benang Jarum dengan pendekatan Rama Dauhan nan lebih eksploratif, playful, dan artistik.
Koleksi ini terinspirasi dari Hujan Bulan Juni, salah satu karya paling dikenal dari penyair Indonesia Sapardi Djoko Damono. Puisi ini membicarakan rasa cinta nan tak terungkap, melalui metafora hujan nan menyimpan rindu, jejak nan dihapus, dan emosi nan dibiarkan tetap tak terucapkan.
Dalam koleksi ini, cerita tersebut diterjemahkan ke dalam tiga babak utama ialah loving, meeting, and finding. Tiga babak ini menjadi benang merah nan menggambarkan perjalanan seseorang dalam mencari sesuatu di dalam hidupnya, mulai dari mencintai, berjumpa dengan sesuatu nan mengubah arah, hingga akhirnya menemukan perihal nan terasa paling dekat dengan dirinya.
Secara visual, koleksi ini membawa konsep nan ringan, ekspresif, dan mudah dipakai. Permainan wavy stripes nan playful, motif floral nan quirky, serta perincian monogram Benang Jarum menjadi komponen utama dalam koleksi ini.
“Melalui kerjasama ini, Benang Jarum mau menghadirkan koleksi nan lebih eksploratif, mulai dari permainan motif, warna, hingga siluet. Ada dua identitas nan menyatu di dalamnya, ialah karakter elegan Benang Jarum dan bahasa kreasi Rama Dauhan nan ekspresif. Menjadi sebuah kehormatan bagi kami dapat bekerja-sama dengan Rama Dauhan dan menghadirkan interpretasi baru dari Hujan Bulan Juni melalui koleksi nan tetap wearable, namun mempunyai karakter nan berbeda,” ujar Mifthahul Jannah, Creative Director Benang Jarum, dikutip dari keterangan pers pada Senin (27/9).
“Proses kerjasama ini sangat menyenangkan lantaran saya bisa membawa langkah pandang saya ke dalam DNA Benang Jarum. Hujan Bulan Juni bagi saya adalah karya nan sederhana, tetapi punya rasa nan dalam. Ada sesuatu nan tertahan, ada rindu, ada perjalanan, dan ada emosi nan tidak selalu kudu diucapkan secara langsung. Dari situ, saya mau menerjemahkannya ke dalam koleksi ready-to-wear nan terasa lebih playful, melalui komposisi pattern nan tetap bisa dipakai dalam keseharian,” ujar Rama Dauhan.
Koleksi Rama Dauhan for Benang Jarum, Hujan Bulan Juni resmi diluncurkan pada Minggu, 26 Juli 2026 dan tersedia di situs, aplikasi hingga toko Benang Jarum. (H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·