Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengaku sempat diminta Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk berjamu ke Korea Utara. Momen itu terjadi saat Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan 31 Maret-1 April 2026.
Hal ini diungkapkan Prabowo saat pertemuan dengan pengusaha personil Kamar Dagang dan Industri Indonesia seluruh Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Saat itu, kepala negara sedang berbincang mengenai hubungan baik dengan semua negara, termasuk Amerika Serikat, China, Rusia, Jepang, Australia, hingga Papua Nugini.
"Ini juga nan membikin kita bisa diterima di mana-mana. Bahkan kunjungan saya terakhir di Seoul, Korea Selatan, presiden (Lee Jae Myung) meminta kepada saya. 'bisa enggak saya (Prabowo) berjamu ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog?'," kata Prabowo.
Prabowo juga berencana menyanggupi permintaan itu jika memang diinginkan.
"Oh saya bilang 'saya dengan hormat, dengan rela, jika nan mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya berangkat'," ujar Prabowo.
Dari contoh itu, Prabowo menjelaskan bahwa banyak negara berpandangan Indonesia dipercaya dan dianggap tidak mempunyai kepentingan untuk mencampuri urusan negara lain. Hal itu nan dipegang teguh pemerintah.
"Di Myanmar pun kita pegang teguh itu. Kita bisa diterima oleh nyaris semua pihak," kata Prabowo.
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

53 menit yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·