ilustrasi(Antara)
Tim campuran nan terdiri dari Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 12,5 hektare di dua letak berbeda di Kabupaten Bengkalis, Riau.
Kapolres Bengkalis, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fahrian Saleh Siregar, menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara sigap dan terpadu dengan melibatkan seluruh unsur mengenai guna memastikan api tidak meluas.
“Penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, BPBD, MPA, perusahaan dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah api meluas dan memastikan wilayah tetap aman,” ujar Fahrian dalam keterangan resmi nan diterima di Pekanbaru, Sabtu (9/8).
Pemadaman di Lahan Gambut Siak Kecil
Lokasi pertama kebakaran berada di areal Hak Guna Usaha (HGU) PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL), Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil. Di titik ini, api menghanguskan lahan gambut seluas kurang lebih 1,2 hektare.
Kondisi cuaca nan panas ekstrem disertai angin kencang menjadi tantangan bagi petugas di lapangan. Sebanyak lebih dari 50 personel campuran dari Polsek Siak Kecil, Polsek Bukit Batu, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta MPA Desa Bandar Jaya dan Muara Dua dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
"Petugas juga melakukan pengecekan lokasi, pencatatan saksi, pemasangan garis polisi serta pengarsipan sebagai bagian dari proses penanganan dan penyelidikan. Penyebab kebakaran tetap dalam proses penyelidikan," tambah Kapolres.
Kebakaran 10 Hektare di Kecamatan Mandau
Lokasi kedua terpantau di lahan masyarakat nan terletak di Jalan Tangkahan Tegar Ujung, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, nan berbatasan dengan Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir.
Kebakaran di letak ini diperkirakan telah menghanguskan sekitar 10 hektare lahan nan didominasi semak belukar dan tanaman sawit. Kondisi tanah nan kering serta hembusan angin kencang mempercepat penyebaran api di area tersebut.
Dalam upaya pemadaman di Mandau, personel Polsek Mandau, Polsek Pinggir, dan Koramil 03 Mandau turut dibantu oleh support satu unit helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat proses pemadaman dari udara.
Kapolres memastikan bahwa berasas pemantauan terakhir, api di kedua letak tersebut telah sukses dikendalikan. "Sebagian besar telah padam. Petugas tetap melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api nan berpotensi kembali menyala, terutama pada area nan tetap mengeluarkan asap," pungkasnya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·