Tim dayung putra Indonesia (dari kiri) Ali Mardiansyah, Ihram, Rafiq Wijdan Yasir, Ardi Isadi mengangkat tangan usai mencapai garis finish pada final nomor Quadruple Sculls dayung SEA Games 2025 di Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Ban C(ANTARA/Nova Wahyudi)
TIMNAS dayung nomor rowing Indonesia mengusulkan permohonan untuk diberangkatkan lebih awal ke Jepang guna menghadapi Asian Games 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan peralatan dan penyesuaian maksimal sebelum kejuaraan dimulai.
Pelatih rowing Indonesia, Muhammad Hadris, mengungkapkan bahwa permintaan tersebut telah disampaikan langsung kepada Chef de Mission (CdM) Indonesia, Todotua Pasaribu, saat meninjau pemusatan latihan nasional di Pangalengan, Jawa Barat.
“Kami pertama minta kepada CdM itu pemberangkatan lebih awal lantaran tim rowing kudu menata peralatan terlebih dahulu,” ujar Hadris saat dihubungi di Jakarta, Kamis (6/8).
Target Adaptasi dan Penataan Alat
Tim pembimbing mengusulkan agar rombongan bertolak ke Jepang pada 14 alias 15 September 2026. Dengan agenda tersebut, para atlet diharapkan sudah bisa memulai latihan di arena pertandingan pada 16 September, alias empat hari sebelum perlombaan resmi dimulai.
Menurut Hadris, waktu tambahan sangat krusial untuk menyesuaikan peralatan dengan kondisi perairan setempat. Selain itu, tim perlu mengantisipasi potensi perubahan agenda akibat aspek cuaca di letak perlombaan, ialah Nagaragawa International Regatta Course, Kaizu, Prefektur Gifu.
Informasi Pertandingan Rowing Asian Games 2026:
| Jadwal Lomba | 20–24 September 2026 |
| Lokasi | Nagaragawa International Regatta Course, Gifu |
| Total Atlet | 17 Atlet (12 Putra, 5 Putri) |
| Nomor Pertandingan | 8 Nomor (5 Putra, 3 Putri) |
| Target Kontingen | 15 Atlet Utama, 2 Cadangan |
Dukungan CdM dan Persiapan Teknis
Menanggapi usulan tersebut, CdM Todotua Pasaribu menyatakan pihaknya membuka kesempatan penyesuaian agenda kehadiran bagi bagian olahraga nan mempunyai kebutuhan khusus. Dukungan nonteknis ini mencakup manajemen dan logistik agar atlet dapat konsentrasi sepenuhnya pada performa di lapangan.
Saat ini, tim rowing tetap intensif menjalankan program latihan dan simulasi internal di Pangalengan. Simulasi ini bermaksud untuk mengevaluasi catatan waktu, menentukan komposisi akhir kru, serta memetakan kesempatan medali.
Indonesia menargetkan untuk mempertahankan alias melampaui capaian pada Asian Games sebelumnya di Hangzhou, di mana tim dayung sukses membawa pulang tiga lencana perunggu dari nomor lightweight double sculls putri, double sculls putra, dan nomor eight putra.
Asian Games 2026 sendiri bakal berjalan di Nagoya, Aichi, Jepang, mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026, dengan mempertandingkan total 43 bagian olahraga. (Ant/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·