Jakarta, CNBC Indonesia - Pihak istana memastikan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk meluncurkan motor listrik nasional hasil karya anak bangsa dalam waktu dekat. Peluncuran itu menjadi upaya untuk mempercepat transisi daya bersih hingga kemandirian industri otomotif.
"Kalau berkenaan dengan motor listrik nasional, kelak pada waktunya bakal kami sampaikan. Dalam waktu dekat mungkin bakal ada semacam launching motor listrik nasional hasil karya anak bangsa," kata Prasetyo.
Menurut Prasetyo, adanya motor listrik nasional menjadi bukti bahwa Indonesia mempunyai keahlian untuk mengembangkan teknologi dan industri kendaraan listrik.
"Ini membuktikan bahwa sesungguhnya jika kita mempunyai kehendak, jika kita mempunyai keinginan, bangsa Indonesia bakal bisa mencapainya. Bahwa mungkin tetap ada sedikit kekurangan, mari itu bersama-sama kita perbaiki," ujarnya.
Program tersebut juga disebut menjadi bagian dari strategi pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil. Diharapkan penggunaan kendaraan listrik diharapkan dapat menekan konsumsi BBM sekaligus mendukung agenda transisi daya nan tengah dijalankan pemerintah.
"Tidak sekadar mengenai keahlian kita memproduksi mobil alias motor listrik nasional. Ini bagian juga dari kita mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM berbasis fosil," katanya.
Ia menambahkan, akibat pengembangan kendaraan listrik nasional tidak hanya dirasakan oleh industri otomotif, tetapi juga terhadap ketahanan daya nasional melalui pengurangan konsumsi BBM.
Meski demikian, Prasetyo belum mengungkapkan agenda pasti peluncuran maupun spesifikasi motor listrik nasional tersebut. Ia hanya memastikan pemerintah bakal menyampaikan info lebih lanjut dalam waktu dekat.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan bakal meresmikan motor listrik nasional dalam beberapa minggu ini. Hal itu disampaikan saat aktivitas Panen Raya TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Dia berambisi adanya motor listrik nasional dapat menjadi solusi transportasi nan lebih irit dan efisien, terutama bagi masyarakat di sektor produktif seperti petani.
"Saya berambisi kelak petani-petani minimal naik motor. Motor listrik. Siapa tahu ada nan pakai mobil semuanya," tuturnya.
(hoi/hoi)
Addsource on Google

15 jam yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·