Tito Sebut Pemerintah Hadir di NTT

1 jam yang lalu 2
Tito Sebut Pemerintah Hadir di NTT Mendagri Tito Karnavian (tengah).(dok.Kemendagri)

MENTERI Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan kehadiran sejumlah pejabat pemerintah pusat di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan corak kehadiran negara dalam mempercepat penanganan masyarakat terdampak gempa bumi.

"Bapak Presiden menugaskan sejumlah menteri, ketua lembaga, wakil menteri, untuk berangkat, datang di tengah-tengah masyarakat, datang di upacara 17 Agustus untuk menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam," kata Tito dalam keterangannya nan diterima di Jakarta, Senin (17/8).

Pernyataan tersebut disampaikan Tito seusai memimpin Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Kehadiran Tito di NTT merupakan tindak lanjut pengarahan Presiden Prabowo Subianto kepada jejeran pemerintah untuk meninjau wilayah terdampak sekaligus mempercepat penanganan pascagempa.

Dalam upacara tersebut, Tito mengenakan busana budaya Manggarai Timur berupa kemeja putih, kain songke, selendang leros, dan penutup kepala suku Rongga. Tito mengatakan dirinya berterima kasih dapat memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI berbareng masyarakat Manggarai Timur nan turut terdampak gempa.

"Bencana di satu sisi memberikan pengalaman pahit, penderitaan, bagi masyarakat kita semua. Orang Inggris mengatakan 'every cloud has a silver lining', setiap masalah ada hikmahnya. Paling tidak hikmahnya kita bisa berjumpa di sini," katanya.

Dalam amanatnya, Tito juga membujuk masyarakat memperkuat rasa nasionalisme serta merefleksikan kembali perjuangan bangsa dalam meraih kemerdekaan. Ia mengatakan nilai-nilai dalam Pembukaan UUD 1945 antara lain menegaskan penolakan terhadap kolonialisme serta tujuan negara untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Menurut Tito, perlindungan tersebut juga diwujudkan melalui kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat nan menghadapi bencana.

Upacara tersebut turut dihadiri Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, serta jejeran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manggarai Timur. (Ant/P-3)

Selengkapnya