Kota nan didukung jaringan transportasi terpadu dinilai bisa menghadirkan ekosistem kehidupan nan lebih efisien sekaligus berkelanjutan.(Dok. Paramount Land)
PENGEMBANGAN sistem transportasi nan terintegrasi dinilai menjadi aspek krusial dalam mempercepat pertumbuhan area penyangga Jakarta, termasuk Kabupaten Tangerang. Konektivitas nan semakin baik tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi, meningkatkan efisiensi perjalanan, serta memperkuat daya tarik area kediaman dan komersial.
Seiring bergesernya pusat aktivitas masyarakat dari Jakarta ke wilayah penyangga, kebutuhan bakal kota berdikari dengan aksesibilitas tinggi semakin meningkat. Kota nan didukung jaringan transportasi terpadu dinilai bisa menghadirkan ekosistem kehidupan nan lebih efisien sekaligus berkelanjutan.
Salah satu area nan terus mengembangkan konsep tersebut adalah Paramount Petals di Kabupaten Tangerang. Township seluas sekitar 400 hektare nan mulai diperkenalkan pada 2021 itu dikembangkan sebagai area terintegrasi nan memadukan hunian, area komersial, infrastruktur, serta akomodasi publik dalam satu ekosistem.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land Ferry John Sihombing mengatakan ekspansi akses transportasi publik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kota berdikari nan terkoneksi dengan beragam pusat aktivitas.
"Perluasan transportasi publik adalah komitmen kami membangun kota berdikari nan terhubung sepenuhnya. Setelah MoU kajian MRT berbareng PT MRT Jakarta, sekarang kami menghadirkan Shuttle Bus Paramount Petals ke Grogol, Jakarta Barat, di mana respons awal dari penunggu serta masyarakat sekitar sangat positif. Ini adalah langkah nyata kami memperluas mobilitas, sekaligus memperkuat posisi Paramount Petals sebagai kediaman terintegrasi Tangerang nan terus bertumbuh,” kata Ferry dikutip dari siaran pers nan diterima, Jumat (7/8).
Menurut dia, pengembangan Paramount Petals tidak hanya berfokus pada pembangunan produk hunian, tetapi juga membangun infrastruktur, akomodasi kota, serta sistem mobilitas nan mendukung aktivitas masyarakat secara menyeluruh.
Sejak awal pengembangannya, area tersebut telah didukung akses melalui Jalan Raya Curug dan Jalan Raya Bitung nan terhubung dengan Gerbang Tol Bitung di ruas Tol Jakarta–Merak. Untuk meningkatkan konektivitas, Paramount Petals juga tengah membangun akses tol langsung menuju dan dari ruas Tol Jakarta–Merak KM 25.
Selain itu, Paramount Land berbareng PT MRT Jakarta (Perseroda) pada awal 2026 menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung kajian pengembangan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 pada ruas Kembangan–Balaraja. Dalam rencana tersebut, Paramount Petals diproyeksikan mempunyai stasiun MRT nan diharapkan dapat memperluas pilihan transportasi publik bagi penunggu maupun masyarakat sekitar.
Di sisi lain, perusahaan juga memperkuat jasa transportasi harian melalui pengoperasian Shuttle Bus Paramount Petals sejak akhir Juli 2026. Layanan nan bekerja sama dengan White Horse Group itu menghubungkan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol di area Daan Mogot, Jakarta Barat, melalui Tol Jakarta–Tangerang.
Shuttle bus tersebut terbuka bagi penunggu maupun masyarakat umum dengan pemesanan tiket melalui aplikasi DayTrans. Kehadiran jasa itu diharapkan melengkapi ekosistem transportasi area sekaligus meningkatkan kemudahan mobilitas menuju dan dari Paramount Petals.
Melalui pengembangan prasarana jalan, rencana integrasi dengan jaringan MRT, serta penyediaan jasa transportasi umum, Paramount Land menargetkan Paramount Petals berkembang sebagai kota berdikari nan mempunyai konektivitas tinggi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi area Tangerang. (E-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·