Tujuh Stand Pasar Agrobis Babat Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian Rp1 Miliar

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Tujuh Stand Pasar Agrobis Babat Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian Rp1 Miliar Lokasi kejadian.(BPBD Lamongan)

KEBAKARAN dahsyat melanda area Pasar Agrobis, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Minggu (12/7) malam. Sebanyak tujuh stand ludes terbakar dan enam gerai lain terdampak dalam peristiwa nan diduga menimbulkan kerugian materi hingga Rp1 miliar.

Kobaran api nan melahap gerai berisi material plastik dan sterofom tersebut baru sukses dipadamkan sepenuhnya pada Senin (13/7) awal hari. Sebanyak delapan mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke letak untuk menjinakkan si jago merah.

Berdasarkan info nan dihimpun, tujuh stand nan terbakar lenyap adalah nomor B-A 01, B-A 02, B-A 03, AC 13, AC 14, AC 15, dan AC 16. Seluruh stand tersebut merupakan milik Chaerul Fitrianto, 34, penduduk Desa Tegalsari, Kecamatan Widang, Tuban. Sementara itu, enam gerai nan terdampak meliputi stand BA-4, BA-5, BA-6, AC-11, AC-12, dan BD-15.

Saksi mata di lokasi, Didik, 42, mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.30 WIB dari bagian atas dan dalam gerai milik Chaerul. "Api menjalar keluar sehingga membakar sterofom nan ada di depan toko," ujar Didik, Senin (13/7).

Ia sempat meminta pertolongan, tetapi warga di letak tidak berani mendekat lantaran api sigap membesar akibat banyak material mudah terbakar seperti plastik dan sterofom di dalam ruko.

Pemilik stand, Chaerul Fitrianto, mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Ia menyatakan telah meninggalkan ruko sejak Minggu awal hari pukul 01.00 dalam kondisi listrik sudah dimatikan. "Setiap hari Minggu stand ruko memang tutup lantaran libur. Di dalam ruko juga tidak ada barang-barang elektronik," jelasnya.

Juru Bicara Pemkab Lamongan, Sugeng Widodo, menjelaskan bahwa besarnya kobaran api membikin petugas mengerahkan kekuatan penuh. Selain delapan armada damkar, lima unit water supply juga diterjunkan ke lokasi.

"Kami mendapat support satu pemadam dari Bojonegoro dan dua unit lain dari Tuban," kata Sugeng.

Petugas pemadam campuran tiba di letak sekitar pukul 20.35. Namun api baru betul-betul padam pada pukul 04.30, Senin awal hari. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 miliar mengingat banyaknya stok peralatan dagangan nan gosong tak tersisa. (I-2)

Selengkapnya