ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Argentina kehilangan posisi nomor satu dalam ranking FIFA terbaru selama pagelaran Piala Dunia 2026.
Kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 belum cukup meningkatkan posisi Argentina ke posisi teratas. Tim Tango disalip Prancis nan dua hari sebelumnya menang 1-0 atas Paraguay pada babak nan sama.
Dalam ranking FIFA terbaru nan sekarang menerapkan sistem realtime, Prancis mengoleksi 1.925,86 poin. Les Bleus unggul tipis atas Argentina nan menempati ranking kedua dengan 1.925,15 poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selisih nan tipis itu membuka kans bagi La Albiceleste mengambil alih puncak klasemen ranking FIFA pada sisa pertandingan Piala Dunia 2026.
Sementara ranking ketiga hingga kelima dalam ranking FIFA diisi Spanyol, Inggris, dan Brasil.
Maroko nan bakal jadi musuh Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2026 di posisi keenam. Disusul Portugal, Belgia, Belanda, dan Meksiko nan di ranking ke-10 ranking FIFA terbaru.
Media Argentina, Tyc Sports menyebut kegagalan Lionel Messi dan kawan-kawan menjadi nomor satu dalam ranking FIFA sebagai sebuah kemunduran.
Selain itu, kondisi tersebut juga dianggap pertanda jelek Argentina punya kans kandas juara Piala Dunia 2026.
Dalam pemberitaan itu disebutkan, sejauh ini tidak ada tim negara nan menempati posisi ranking pertama dalam ranking FIFA bakal juara Piala Dunia.
Sebelum kickoff Piala Dunia dimulai, Argentina merupakan ranking pertama dalam ranking FIFA. Itu terjadi setelah tim didikan Lionel Scaloni ini menang 2-0 atas Honduras dan 3-0 atas Islandia dalam laga pra Piala Dunia.
Sementara Prancis kalah 1-2 dari Pantai Gading dan menang 3-1 atas Irlandia Utara. Menurut Tyc Sports, Argentina juga dapat untung dari hasil seri Spanyol musuh Irak 1-1 sebelum Piala Dunia 2026.
Argentina layak cemas dengan kesempatan juara Piala Dunia 2026. Pasalnya, mereka selalu menang susah payah dalam dua laga terakhir, meski jauh diunggulkan.
Tim Tango juga selalu kebobolan dalam tiga pertandingan belakangan. Itu menunjukkan Argentina rawan di lini belakang.
Kemenangan Argentina kerap terbantu dengan aksi-aksi Lionel Messi. Kondisi tersebut nan perlu diwaspadai Argentina saat melawan Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
(sry/jun)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·