Veda Ega usai Crash di Moto3 Belanda: Saya Perlu Lebih Cerdas

1 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Veda Ega Pratama mengaku kecewa setelah crash alias kecelakaan dalam Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Minggu (28/6).

Pembalap Honda Team Asia ini mengawali balapan dari posisi ketujuh, sempat berada di urutan kedua, tetapi kemudian jatuh sehingga tak bisa menyelesaikan balapan.

Bagi Veda ini adalah kali kedua pada musim ini tidak bisa menyelesaikan balapan. Kecelakaan pertama dia alami dalam balapan di Amerika Serikat pada 29 Maret 2026. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Balapan hari ini [Minggu, 28/6] adalah musibah lantaran saya tidak bisa menyelesaikannya, jadi saya sangat kecewa," kata Veda dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia.

"Setelah akhir pekan nan begitu baik dan dengan emosi nan begitu bagus, susah untuk menerima hasil ini, tetapi saya juga mengambil sisi positifnya lantaran emosi dengan motor sangat bagus."

Meski tidak bisa tampil sesuai harapan, Veda tidak mau larut dalam kekecewaan. Ia mengambil hikmah dari kecelakaan tersebut agar bisa tampil semakin matang. 

"Saya bisa berkompetisi dengan para pemimpin, berjuang untuk posisi depan dan menunjukkan potensi saya," ujar pembalap muda asal Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta ini.

"Mungkin saya perlu sedikit lebih pandai selama balapan dan mengelola beberapa situasi dengan lebih baik. Kecelakaan itu juga kesalahan saya, jadi saya bakal mengambil pelajaran dari hari ini."

Berikutnya Veda bakal tampil dalam Moto3 Jerman 2026. Balapan ini bakal berjalan di Sirkuit Sachsenring pada 10-12 Juni. Veda berjanji bakal tampil lebih kuat.

"Tentu saja, saya kecewa, tetapi saya tahu kami [Honda Team Asia] mempunyai kecepatan dan kepercayaan diri. Saya bakal kembali lebih kuat di Jerman," kata Veda. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/rhr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya