Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah perang AS-Iran nan belum betul-betul usai, Amerika Serikat kembali membuka ruang negosiasi dengan Iran. Namun ada satu syarat nan menjadi perhatian dunia, ialah program nuklir Iran. Presiden Donald Trump apalagi menyebut pembicaraan ini sebagai 'kesempatan terakhir' bagi Iran untuk mencapai kesepakatan, sebelum menghadapi tindakan nan dia sebut sebagai 'Decapitation', melumpuhkan alias menghabisi suatu negara. Pertanyaannya, apakah Iran memang sudah mempunyai peledak nuklir?
Selengkapnya dalam program Profit CNBC Indonesia (Jumat, 07/08/2026) berikut ini.

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·