Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia sedang mendorong pengembangan logam tanah jarang alias Rare Earth Elements. Komoditas ini menjadi salah satu mineral paling strategis di bumi lantaran berkedudukan krusial dalam beragam industri berteknologi tinggi, mulai dari kendaraan listrik, daya terbarukan, elektronik, hingga industri pertahanan. Tak heran jika komoditas ini jadi rebutan. China menahan ekspor logam tanah jarangnya. Begitu juga Amerika Serikat nan berambisi menguasai lebih banyak logam tanah jarang.
Selengkapnya dalam program Closing Bell CNBC Indonesia (Rabu, 29/07/2026) berikut ini.
Add
source on Google

14 jam yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·