Jakarta, CNBC Indonesia- Indonesia sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5,29% (yoy)sepanjang Kuartal II-2026 nan tetap ditopang konsumsi rumah tangga dan investasi hingga dorongan shopping pemerintah.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyebut sejumlah pendorong pertumbuhan ekonomi RI termasuk konsumsi rumah tangga, konsumsi listrik nan bergerak naik sebagai pendorong pertumbuhan. Begitupula dengan dorongan investasi dan shopping pemerintah nan terus bersambung sehingga semua komponen pemicu dan pemacu pertumbuhan tetap berkontribusi bagi PDB.
Menghadapi kuartal mendatang, DPR mendorong upaya pemerintah untuk menjaga keberlangsungan sumber pertumbuhan ekonomi RI. Salah satunya shopping dan investasi swasta nan memerlukan sorong dari pembiayaan perbankan untuk melanjutkan ekspansi, sehingga DPR mendorong Langkah Kemenkeu untuk menggunakan saldo SAL untuk disalurkan ke Bank Himbara.
Di sisi lain Langkah pemerintah mendorong realisasi shopping pemerintah dan transfer biaya ke wilayah untuk menjaga pertumbuhan. Meski demikian keahlian ekspor komoditas seperti CPO dan batubara cukup mengalami tekanan imbas pemenuhan kebutuhan dalam negeri sehingga perlu didorong untuk menjaga ekspor lewat revisi RKAB.
Pemerintah juga mendorong pembuatan lapangan kerja melalui investasi proyek Danantara guna mendorong daya beli dan konsumsi masyarakat RI.
Selengkapnya simak perbincangan Andi Shalini dengan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 06/08/2026)

1 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·