Striker asal Norwegia, Erling Haaland(Dok. IG @erling)
PLATFORM kesehatan hormonal wanita asal Dubai, Hiya Healthcare, mendadak viral di media sosial setelah menggunakan sosok bintang Manchester City, Erling Haaland, sebagai sarana edukasi siklus menstruasi. Pendekatan unik ini memanfaatkan beragam ekspresi wajah striker asal Norwegia tersebut untuk menggambarkan perubahan bentuk dan emosional wanita setiap bulannya.
Alih-alih menggunakan sketsa medis konvensional, Hiya Healthcare membagi siklus menstruasi ke dalam empat fase utama: menstruasi, folikular, ovulasi, dan luteal. Setiap fase dipadankan dengan foto Haaland nan dianggap mewakili kondisi spesifik wanita pada masa tersebut.

Pada fase menstruasi, konten menampilkan ekspresi Haaland nan sedang marah untuk menggambarkan perubahan suasana hati, serta foto saat dia cedera untuk mengilustrasikan kram perut.


Sebaliknya, fase folikular dan ovulasi digambarkan dengan foto Haaland nan penuh energi, percaya diri, dan berada dalam performa terbaiknya di lapangan.

Memasuki fase luteal, ekspresi Haaland digunakan untuk menggambarkan rasa lapar nan meningkat, kelelahan, hingga kecenderungan overthinking. Pihak Hiya Healthcare menyebut pemilihan Haaland didasari oleh kekayaan ekspresi wajah sang pemain di media sosial nan dinilai sangat representatif.
Salah satu poin nan paling mencuri perhatian warganet adalah pesan penutup dalam unggahan tersebut. Hiya Healthcare menuliskan, "If women need to understand football, which happens every four years, men need to understand the menstrual cycle, which happens every single month."
Kalimat tersebut menjadi rayuan bagi kaum laki-laki untuk lebih peduli dan memahami siklus reproduksi perempuan, sebagaimana banyak wanita nan berupaya memahami bumi sepak bola. Unggahan ini pun menuai pujian lantaran dinilai sukses memecah kekakuan edukasi kesehatan melalui budaya populer.
Hingga saat ini, konten tersebut terus dibagikan di beragam platform. Banyak warganet mengapresiasi produktivitas Hiya Healthcare nan membikin topik kesehatan reproduksi menjadi lebih inklusif, mudah dipahami, dan membuka ruang obrolan nan lebih luas bagi semua gender. (Instagram @Hiya Healthcare/Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·