Panglima Angkatan Bersenjata, Oleksandr Syrskyi, tengah memberikan penjelasan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky(AFP/HANDOUT / UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE )
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky secara resmi memberhentikan Panglima Angkatan Bersenjata, Oleksandr Syrskyi. Keputusan strategis ini diambil hanya berselang beberapa hari setelah pencopotan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov, sebuah langkah nan sempat memicu gelombang protes di beragam kota di Ukraina.
Pemecatan Syrskyi mengonfirmasi rumor nan beredar mengenai adanya ketegangan internal antara dirinya dengan Fedorov.
Dalam sebuah unggahan video di media sosial, Selasa (21/70 malam, Zelensky menyampaikan terima kasih kepada Syrskyi atas dedikasinya, terutama perannya dalam mempertahankan ibu kota Kyiv pada awal invasi skala penuh Rusia pada 2022.
Zelensky menunjuk Mykhailo Drapatyi, seorang jenderal berilmu dan terkenal di kalangan prajurit, untuk menggantikan posisi Syrskyi.
"Semua keputusan bakal diformalkan besok," ujar Zelensky dalam pernyataan resminya.
Perbedaan Gaya Kepemimpinan
Perombakan ini menyoroti kontras tajam antara dua tokoh utama pertahanan Ukraina tersebut. Mykhailo Fedorov, nan baru menjabat sebagai Menteri Pertahanan sejak Januari, dikenal sebagai inovator muda nan membawa transformasi digital ke medan perang. Sebaliknya, Syrskyi sering dipandang sebagai komandan era Uni Soviet nan enggan melakukan perubahan radikal.
| Usia | 35 Tahun | 60 Tahun |
| Latar Belakang | Mantan Menkominfo, Inovator Digital | Komandan Militer Senior (Soviet-school) |
| Kontribusi Utama | Army of Drones, IT Army, Anti-Korupsi | Pertahanan Kyiv (2022), Kampanye Militer Klasik |
| Status Terkini | Digantikan oleh Yevhenii Khmara | Digantikan oleh Mykhailo Drapatyi |
Respon Para Tokoh
Meskipun telah dicopot, Fedorov memberikan support penuh kepada pengganti Syrskyi, Mykhailo Drapatyi. Ia menyebut penunjukan Drapatyi sebagai "harapan baru dalam perjuangan rakyat merdeka untuk kebebasan dan keadilan."
Fedorov juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menghubungi Syrskyi untuk berterima kasih atas pertempuran berhistoris nan telah dipimpin sang jenderal.
"Namun kita perlu bergerak lebih sigap dan menulis babak baru dengan memperbaiki semua kesalahan sebelumnya," tegas Fedorov.
Di sisi lain, sebelum pemecatannya diumumkan, Syrskyi sempat menulis opini di situs Militarny. Ia menanggapi kritik publik dan protes jalanan mengenai perjanjian militer serta mobilisasi. Menurutnya, keputusan nan menyangkut nyawa manusia jauh lebih rumit daripada sekadar semboyan di media massa.
"Keputusan di mana nyawa orang berjuntai tidak dibuat dengan slogan. Kerja nyata, bukan drama publik di sekitarnya, nan memenangkan perang," tulis Syrskyi.
Hingga saat ini, Zelensky dikabarkan telah menawarkan "posisi nan layak dalam pemerintahan" kepada Fedorov, namun belum ada konfirmasi apakah tawaran tersebut diterima. Sementara itu, posisi Menteri Pertahanan sekarang diisi oleh Yevhenii Khmara, mantan pejabat tinggi di Dinas Keamanan Ukraina (SBU). (bbc/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·