Wahana LRO NASA Abadikan Kawah Bekas Tabrakan Roket Falcon 9 di Bulan

45 menit yang lalu 1
Wahana LRO NASA Abadikan Kawah Bekas Tabrakan Roket Falcon 9 di Bulan Gambar dari Lunar Reconnaissance Orbiter NASA menunjukkan dua wilayah oval di mana tahap atas Falcon 9 kemungkinan bakal menabrak Bulan, berasas kalkulasi oleh para insinyur di Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA. Titik merah dan biru menunjukkan lokasi(NASA/JPL-Caltech)

WAHANA antariksa Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) milik NASA sukses mengabadikan gambar kawah baru nan terbentuk akibat tumbukan bagian atas (upper stage) roket Falcon 9 di permukaan Bulan. Pemotretan tersebut memberikan sejumlah perincian dan wawasan ilmiah baru bagi para peneliti.

Berdasarkan info gambaran nan ditangkap kamera LRO (LROC) enam hari setelah benturan, kawah tersebut diperkirakan mempunyai lebar sekitar 18 meter (60 kaki) dengan kedalaman kurang dari 3 meter (10 kaki). Rekaman gambar ini diperoleh saat LRO melintas di atas titik letak hantaman dalam orbit rutinnya mengelilingi Bulan.

Pengamatan sebelum dan sesudah kejadian menunjukkan pola sebaran material lontaran (ejecta) nan unik berbentuk huruf 'V' di sisi selatan kawah. Karakteristik pola ini dinilai konsisten dengan akibat objek alami alias buatan nan menghantam permukaan Bulan pada perspektif rendah.

Pengambilan gambar oleh LRO dilakukan secara berjenjang setiap 117 menit, sesuai waktu tempuh satu putaran orbit wahana tersebut di Bulan. Rangkaian foto dari kamera perspektif sempit (Narrow Angle Camera) tersebut sukses merekam perubahan struktur bentuk tanah Bulan sebelum dan sesudah tumbukan terjadi secara presisi.

Tim peneliti nan memimpin pengamatan kamera LROC menyampaikan temuan ini menjadi kesempatan langka untuk mempelajari dinamika akibat tumbukan berkecepatan tinggi pada struktur permukaan Bulan. Keberadaan kawah baru ini juga memberikan info berbobot mengenai gimana material bawah permukaan Bulan terlontar saat mengalami benturan.

Sejak diluncurkan, wahana LRO NASA terus memantau dan memetakan permukaan Bulan secara rinci. Pemantauan terhadap kawah-kawah baru, baik nan terbentuk akibat hantaman meteoroid alami maupun sisa-sisa objek buatan manusia, terus dilakukan untuk mendukung pemahaman ilmiah serta persiapan misi eksplorasi antariksa di masa depan. (NASA/Z-2)

Selengkapnya