ARTICLE AD BOX
Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Nasional Bidang Pangan dan Pertanian di Provinsi Papua Barat Daya.(Dok.Istimewa)
WAKIL Wali Kota Sorong, Anshar Karim, mendorong percepatan penyelenggaraan program prioritas nasional bagian pangan melalui penguatan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), serta peningkatan support pemerintah pusat terhadap prasarana pangan di Kota Sorong.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Nasional Bidang Pangan dan Pertanian di Provinsi Papua Barat Daya nan diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong,Papua Barat Daya (PBD), Selasa (14/7).
Dalam paparannya, Wakil Wali Kota melaporkan progres pembangunan KNMP di sembilan kelurahan yaitu, Kelurahan Rufei, Doom Barat, Tanjung Kasuari, Remu Selatan, Doom Timur, Raam, Soop, Malawei, dan Saoka. Sebagian besar letak telah memasuki tahap penyelenggaraan pekerjaan, sementara pembangunan di Kelurahan Saoka tetap terkendala penolakan sebagian masyarakat dan tokoh adat.
Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, pemerintah menempuh langkah musyawarah, memperkuat koordinasi dengan pemerintah setempat, hingga menyiapkan pengganti letak andaikan diperlukan.
Selain itu, dia juga menyampaikan permohonan support pemerintah pusat untuk pengembangan gerai dan pergudangan Koperasi Kelurahan Merah Putih guna memperkuat pengedaran pangan di daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan sekaligus memperlancar akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
Paparan tersebut turut memuat kondisi ketahanan pangan Kota Sorong nan didukung beragam program pengendalian inflasi melalui strategi 4K, penyaluran support pangan kepada 31.306 family penerima manfaat, serta penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis nan telah menjangkau lebih dari 41 ribu peserta didik di Kota Sorong.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Yakob M. Kareth, mengatakan, rapat koordinasi ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan wilayah dalam mempercepat penyelenggaraan program prioritas nasional.
"Rapat koordinasi ini menjadi momentum nan sangat strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi, dan menyusun solusi berbareng antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, bumi usaha, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat penyelenggaraan program prioritas nasional di sektor pangan dan pertanian," ujarnya.
Harapannya, kerjasama nan terbangun bisa meningkatkan produksi pangan, menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Papua Barat Daya. (E-2).








English (US) ·
Indonesian (ID) ·