Warga Israel Didakwa dalam Pembunuhan Aktivis Palestina Pembuat Film No Other Land

1 jam yang lalu 5
Warga Israel Didakwa dalam Pembunuhan Aktivis Palestina Pembuat Film No Other Land Jaksa Israel mendakwa pemukim Yinon Levy atas kematian Odeh Hathaleen di Tepi Barat. Dakwaan pertama bagi pemukim Israel dalam kurun 3 tahun.(Media Sosial X)

KEJAKSAAN Distrik Selatan Israel resmi mendakwa seorang penduduk Israel, Yinon Levy, atas tuduhan pembunuhan tidak sengaja (reckless manslaughter) mengenai penembakan aktivis Palestina, Odeh Hathaleen, pada Juli 2025 di Tepi Barat.

Lembaga kewenangan asasi manusia Israel, B'Tselem, mengungkapkan peristiwa ini adalah pertama kalinya seorang penduduk Israel didakwaan atas pembunuhan penduduk Palestina di Tepi Barat dalam kurun nyaris tiga tahun terakhir.

Selain tuduhan pembunuhan, Levy juga didakwa atas penerobosan bersenjata dan perusakan properti secara sengaja. Insiden tersebut bermulai saat sejumlah pemukim mengoperasikan perangkat berat ekskavator di desa Umm al-Khair, Palestina, hingga memicu konfrontasi dengan penduduk setempat.

Berdasarkan surat dakwaan, Levy mengokang senjatanya di tengah konfrontasi dan menembak ke arah penduduk hingga mengenai Hathaleen, lampau melepaskan tembakan susulan ke udara.

Pengacara family Hathaleen berambisi dakwaan ini menjadi "titik balik" atas akibat norma nan kudu dihadapi para pemukim mengenai kekerasan terhadap penduduk Palestina.

Sementara itu, Mattan Berner-Kadish, aktivis berkebangsaan Israel-Amerika nan berada di letak kejadian, menyampaikan reaksinya kepada BBC.

"Saya pikir reaksi umumnya adalah senang lantaran ada tindakan nan diambil, meski ada emosi bahwa semestinya ini adalah dakwaan pembunuhan berencana dengan ancaman balasan maksimal nan lebih lama," ujar Berner-Kadish. "Perasaan nan bercampur aduk, tetapi tentu saja terkejut secara positif dan senang lantaran mungkin ada akibat nan dihadapi."

Hathaleen merupakan seorang pembimbing dan ayah dari tiga anak nan dikenal vokal menentang kekerasan pemukim. Ia turut membantu proses pengambilan gambar untuk No Other Land, dokumenter peraih Piala Oscar tahun 2025 nan mengisahkan perjuangan norma penduduk Palestina melawan pemerintah Israel di area Masafer Yatta.

B'Tselem menilai dakwaan ini sebagai "pengecualian nan membuktikan aturan." Lembaga tersebut menyatakan, "Kekebalan norma nan diberikan Israel kepada tentara dan pemukim nan mencederai penduduk Palestina bukanlah kegagalan sistem, melainkan komponen utama dari kebijakan nan dirancang untuk membiarkan kekerasan terus bersambung dan meningkat." (BBc/Z-2)

Selengkapnya