Jakarta, CNBC Indonesia - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui Wikasatrian menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk mengembangkan sumber daya manusia Indonesia melalui pendekatan kepemimpinan berbasis kearifan lokal Nusantara. Kolaborasi ini dilandasi semangat berbareng dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat nan selaras dengan kebutuhan bumi industri dan akademik.
Kerja sama ini berasal dari rangkaian kunjungan dan obrolan antara Wikasatrian dan Fakultas Psikologi UNDIP. Dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak menemukan kesamaan visi dalam mengembangkan Psikologi dan Budaya Timur (Indigenous), Kepemimpinan Nusantara, serta konsep Kepamongan sebagai model pembelajaran original Indonesia nan diperkenalkan oleh Ki Hadjar Dewantara lebih dari satu abad lalu.
Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, WIKA dan Fakultas Psikologi UNDIP berkomitmen meningkatkan penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi nan meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mengembangkan program Kepemimpinan Nusantara dan Kepamongan melalui pembagian peran dan tanggung jawab nan disepakati bersama.
Kerja sama tersebut diwujudkan melalui konsep Asta Mandala, nan mencakup delapan ruang lingkup strategis. Di antaranya aktivitas pengajaran, pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan Program Kepelatihan Kepemimpinan Nusantara (DIPOSATRIAN), pengembangan kompetensi Kepamongan Nusantara menuju sertifikasi BNSP, pengusulan Tempat Uji Kompetensi (TUK), serta pengembangan kerja sama lain nan disepakati kedua belah pihak.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengembangan kepemimpinan Indonesia nan berakar pada nilai-nilai luhur Nusantara.
"Kerja sama antara WIKA melalui Wikasatrian dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro merupakan corak sinergi antara bumi industri dan akademik dalam mengembangkan kepemimpinan Indonesia nan berdasarkan kearifan lokal," kata dia dikutip dari keterangan tertulis, Senin (20/7/2026).
"Kami berambisi kerjasama ini tidak hanya menghasilkan beragam program training dan pengembangan, tetapi juga riset bersama, pengembangan modul Kepemimpinan Nusantara dan Kepamongan Nusantara, program pemagangan mahasiswa, praktisi mengajar, hingga sertifikasi kompetensi nan dapat memberikan faedah berkepanjangan bagi bumi pendidikan maupun industri," lanjut Ngatemin.
Dalam waktu dekat, kedua belah pihak bakal memprioritaskan penyelenggaraan Program Satria bagi para pengajar Fakultas Psikologi UNDIP. Program ini bermaksud memberikan pengalaman langsung mengenai metode pembelajaran Wikasatrian melalui skema Training of Trainers (ToT), sebelum nantinya dijalankan secara berdikari oleh Fakultas Psikologi UNDIP.
Selain itu, Fakultas Psikologi UNDIP juga bakal merekomendasikan program Wikasatrian kepada jejaring Jasa Psikologi (JAPSI) UNDIP.
"Melalui kerjasama ini, WIKA dan Fakultas Psikologi UNDIP memperkuat sinergi antara bumi industri dan akademik melalui pengembangan pendidikan, penelitian, serta kepemimpinan berbasis kearifan lokal. Wikasatrian bakal mengembangkan konsep Kepemimpinan Nusantara dan Kepamongan Nusantara nan divalidasi secara akademik sebagai upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia," pungkas dia.
(dpu/dpu)
Addsource on Google

1 hari yang lalu
6







English (US) ·
Indonesian (ID) ·