ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Kiper timnas Maroko Yassine Bono mencetak sejarah di Piala Dunia 2026 setelah menggagalkan penalti striker timnas Prancis, Kylian Mbappe, dalam babak perempat final, Jumat (10/7) awal hari WIB.
Dalam pertandingan di Stadion Bostos tersebut, Prancis menang 2-0 melalui gol Kylian Mbappe pada menit ke-60 dan Ousmane Dembele (66').
Namun sebelum dua gol Les Bleus pada babak kedua, Prancis mempunyai kesempatan emas unggul pada babak pertama. Hanya saja, penalti pada menit ke-28 itu tidak bisa dieksekusi dengan baik oleh Mbappe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepakan penalti Mbappe ke sisi kiri gawang Maroko terbaca dan ditangkap Bono. Penyelamatan tersebut membikin Bono masuk ke dalam sejarah Piala Dunia.
Bono jadi kiper nan empat kali menggagalkan penalti di Piala Dunia. Selama tampil di Piala Dunia sejak 2022, Bono sudah menghadapi 9 penalti, termasuk adu penalti, dan hanya kebobolan 2 kali.
Dalam 9 penalti di Piala Dunia tersebut, Bono menggagalkannya 4 kali. Rekor itu menjadikan Bono kiper Maroko pertama nan menggagalkan penalti di luar adu penalti, menurut Squawka.
Sejauh ini tidak ada kiper nan bisa menggagalkan lebih dari 4 penalti. Dengan rekor itu, Bono sekarang sejajar berbareng Harald Schumacher, Iker Casillas, Sergio Goycochea, Dominik Livakovic, dan Danijel Subasic nan sama-sama menggagalkan 4 penalti di Piala Dunia.
Meski begitu, rekor apik tersebut tidak bisa dilanjutkan Yassine Bono di Piala Dunia 2026. Pasalnya, Maroko tersingkir pada arena ini setelah kalah 0-2 dari Prancis.
Pada babak semifinal Piala Dunia 2026, Prancis bakal melawan pemenang pertandingan Spanyol vs Belgia.
(sry/jun)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·