1.000 Hektare Lebih Pesawahan di Subang Terancam Gagal Panen akibat Kekeringan

3 hari yang lalu 8
1.000 Hektare Lebih Pesawahan di Subang Terancam Gagal Panen akibat Kekeringan Areal persawahan di Kabupaten Subang mulai mengalami kekeringan akibat kekurangan pasokan air di musim kemarau(MI/REZA SUNARYA)

KEKERINGAN di Kabupaten Subang, Jawa  Barat, sudah menyebar ke 45 desa di 15 kecamatan. Total areal persawahan nan mengalami kekeringan mencapai 1.348 hektare, sehingga dipastikan gagal panen.

Akibat keterbatasan pasokan air, banyak tanaman padi tumbuh tidak normal dan terancam kandas panen.

"Karena berpotensi tidak bisa dipanen, tanaman pagi terpaksa dicabut untuk dijadikan pakan ternak. Kerugian nan dialami diperkirakan mencapai Rp7 juta  per hektare," kata Suna, petani di Pantura Subang, Sabtu (18/7).

Kendati ada support pompa air, perihal itu belum mencukupi kebutuhan para petani, sehingga mereka terpaksa menyewa pompa air dengan biaya operasional nan cukup tinggi demi menyelamatkan tanaman mereka.

"Bantuan pompa air belum memadai, sehingga para petani terpaksa kudu menyewa pompa air untuk menyelamatkan tanaman padi," papar Suna.

Berdasarkan info dari Pemerintah Kabupaten Subang, luas lahan pertanian nan terdampak kekeringan telah mencapai 1.348 hektare.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengungkapkan meski kekeringan terus meluas, kondisi tersebut belum mempengaruhi tingkat produktivitas padi. Pemerintah berkomitmen terus melakukan langkah antisipasi agar akibat kekeringan tidak semakin meluas.

adapun 15 kecamatan nan dilanda kekeringan tersebut diantaranya,  Patokbeusi, Cikaum, Pagaden, Pusakanagara, Dawuan, Subang, Cibogo, Cipeundeuy, Pabuaran, Sukasari, Blanakan, Cipunagara, Compreng, Legonkulon dan Pagaden Barat. Kecamatan nan paling terdampak ialah Kecamatan Legonkulon.

Selengkapnya