loading...
IPDN kembali menambah sumber daya aparatur pemerintahan dengan mewisuda 1.404 lulusan pada Tahun Akademik 2025/2026. Foto: Ist
JAKARTA - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali menambah sumber daya aparatur pemerintahan dengan mewisuda 1.404 lulusan pada Tahun Akademik 2025/2026. Para lulusan ini diharapkan menjadi penggerak lahirnya kebijakan publik nan berbasis pengetahuan pengetahuan sekaligus memperkuat kualitas tata kelola birokrasi di Indonesia.
Prosesi wisuda digelar dalam Sidang Senat Terbuka IPDN di Gedung Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor. Acara tersebut dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian nan memberikan pengarahan kepada para wisudawan dari Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Magister Terapan Studi Pemerintahan, Program Doktor Ilmu Pemerintahan, serta Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.
Baca juga: Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Sebanyak 1.404 lulusan nan diwisuda ini terdiri atas 45 lulusan Program Doktor, 73 lulusan Program Magister, 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, dan 1.204 lulusan Program Sarjana Terapan.
Tito mengatakan, kelulusan para praja tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi angan baru bagi Kementerian Dalam Negeri dan bangsa Indonesia dalam membangun birokrasi nan semakin profesional.
“Kehadiran para ahli filsafat muda bagian kepamongprajaan ini diharapkan menjadi angin segar bagi tata kelola birokrasi nasional nan berbasis pengetahuan, jadi para wisudawan IPDN ini diharapkan bisa membikin kebijakan-kebijakan baru nan berbasis pada pengetahuan, nan berdasarkan teori," kata Tito.
Khusus untuk wisudawan Program Sarjana Terapan, Mendagri berambisi mereka bisa beradaptasi menerapkan pengetahuan pemerintahannya sesuai dengan kondisi masyarakat nan sangat variatif. Tito juga mengomentari mengenai banyaknya request terhadap lulusan IPDN.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·