Berikut Fitur Google Ad Manager(Doc Google Play)
GOOGLE Ad Manager adalah platform pengelolaan iklan digital dari Google nan dirancang untuk membantu publisher mengelola, menjual, menayangkan, dan mengoptimalkan inventaris iklan di website, aplikasi seluler, video, maupun platform digital lainnya.
Platform ini menggabungkan keahlian ad server dengan teknologi programatik, sehingga publisher dapat memaksimalkan pendapatan dari beragam sumber permintaan iklan.
Berikut 13 Fitur Google Ad Manager
1. Key Value Targeting
Fitur ini memungkinkan publisher menargetkan iklan berasas parameter khusus, seperti kategori artikel, jenis pengguna, hingga letak tertentu sehingga penayangan iklan menjadi lebih relevan.
2. Ad Exchange Dynamic Allocation
Google Ad Manager dapat membandingkan penawaran dari Ad Exchange dengan kampanye nan sudah dijadwalkan secara otomatis untuk memilih iklan dengan nilai tertinggi pada setiap impresi.
3. Unified Pricing Rules
Publisher dapat mengatur patokan nilai minimum untuk beragam sumber permintaan iklan melalui satu dashboard, sehingga pengelolaan monetisasi menjadi lebih mudah.
4. Traffic Forecasting
Fitur ini membantu memprediksi jumlah impresi nan tersedia di masa mendatang sehingga publisher dapat merencanakan penjualan inventaris iklan dengan lebih akurat.
5. Delivery Inspector
Delivery Inspector memudahkan pengguna menelusuri argumen suatu iklan tidak tayang, seperti masalah penargetan, prioritas line item, alias batas inventaris.
6. Creative Preview
Sebelum ditayangkan, publisher dapat memandang pratinjau materi iklan untuk memastikan tampilannya sesuai dengan tata letak situs alias aplikasi.
7. Audience Segmentation
Google Ad Manager mendukung segmentasi audiens berasas info tertentu sehingga kampanye iklan dapat diarahkan kepada golongan pengguna nan lebih spesifik.
8. Video Ad Management
Selain iklan display, platform ini juga mendukung pengelolaan iklan video, termasuk format pre-roll, mid-roll, dan out-stream pada website maupun aplikasi.
9. Programmatic Guaranteed
Fitur ini memungkinkan transaksi iklan otomatis dengan nilai dan jumlah tayangan nan telah disepakati antara publisher dan pengiklan, sehingga proses jual beli menjadi lebih efisien.
10. Ad Rules
Publisher dapat membikin patokan otomatis mengenai kapan, di mana, dan gimana iklan ditampilkan, termasuk mengatur gelombang kemunculan iklan kepada pengguna.
11. Report Builder
Report Builder menyediakan laporan nan dapat disesuaikan dengan beragam metrik, seperti impresi, klik, pendapatan, viewability, hingga performa berasas perangkat.
12. API Integration
Google Ad Manager menyediakan API nan memungkinkan integrasi dengan sistem internal, dashboard analitik, alias perangkat otomatisasi untuk mempermudah pengelolaan inventaris dan pelaporan.
13. Data Transfer
Fitur ini memungkinkan publisher mengekspor info log tingkat impresi ke jasa analitik alias info warehouse untuk kajian nan lebih mendalam. Fitur ini umumnya tersedia pada jenis Google Ad Manager 360.
Berbagai fitur seperti Delivery Inspector, Unified Pricing Rules, Traffic Forecasting, hingga Data Transfer dapat membantu publisher mengoptimalkan performa iklan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memaksimalkan potensi pendapatan dari website maupun aplikasi. (Z-4)
Sumber: cmlabs, publift








English (US) ·
Indonesian (ID) ·